Berita Kota Kupang
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Oesapa, 7 Orang Patah Kaki dan Tangan 5 Orang Luka Ringan
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Oesapa, 7 Orang Patah Kaki dan Tangan 5 Orang Luka Ringan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Dalam kecelakaan beruntun di Oesapa Barat Kota Kupang, Provinsi NTT, terdapat tujuh orang mengalami patah kaki dan tangan serta lima lainnya luka ringan.
Hal ini disampaikan Kasat Lantas Polres Kupang Kota, AKP Andri Aryansyah, S.IK di ruangan kerjanya, Kamis 13 Januari 2022.
Andri menjelaskan kronologi kejadian itu. Awalnya ada dua angkot yang berdampingan dari arah Kabupaten Kupang atau dari arah Oesapa, yaitu angkot Salom dan angkot Anjelita.
Menurut keterangan saksi, angkot Salom melaju dari jalur kiri. Saat itu angkot Anjelita menyalip angkot Salom. Setelah menyalip angkot Salom, angkot Salom tidak memberikan jalan atau tidak memberikan Anjelita untuk menyalip atau mendahului angkot Salom.
Baca juga: 12 Orang Jadi Korban Kecelakaan Lalulintas di jalan Timor Raya Kota Kupang
Dalam kecepatan tinggi angkot Salom menambah kecepatan dan angkot Anjelita juga menambah kecepatan dan sesampainya mendekati Ima Hotel terjadilah benturan terhadap Salom dan Anjelita.
"Angkot Anjelita itu ada di jalur lawan atau yang bukan di jalurnya. Yang harusnya arah itu digunakan untuk jalur Kupang kota menuju kabupaten," jelas AKP Andri.
Setelah terjadi benturan karena kecepatan tinggi angkot Anjelita lepas kontrol sehingga melambung ke lajur kanan menabrak mobil pikap yang sedang parkir.
Dan untuk angkot Salom dia juga hilang kontrol dan menabrak mobil Inova dengan nomor plat DH 1744 HG, sehingga terjadilah tabrakan beruntun.
Baca juga: Dua Angkot Saling Salip, Penyebab Tabrakan Beruntun di Jalan Timor Raya Kupang
Dalam kejadian itu ada dua pikap dan dua angkot yang terlibat tabrakan serta kendaraan Inova satu unit, satu sepeda motor roda dua yakni merek Fino.
"Untuk pikap sama Inova terparkir atau tidak bergerak. Yang bergerak itu pikap yang satuannya lagi tapi untuk pikap kerusakannya tidak terlalu parah," ucapnya.
Untuk korban yang teridentifikasi, lanjut Andri, terdapat 12 orang. Setelah kejadian pihak kepolisian mengamankan dan langsung memberi pertolongan pertama ke Rumah Sakit Kota Kupang. (*)
Baca Berita Kota Kupang Lainnya