Kapal Selam Rusia Tabrak Kapal Perang Inggris, ABK Paning Hingga Nyaris Perang, Ini Faktanya

Ketegangan antara NATO dengan Russia di periran mediterania belum juga berahir. Tahun lalu , kapal Perang Inggris HMS Defender yang dianggap memasui

Editor: Alfred Dama
24h
Kapal perang Inggris saat konflik Rusia dan Ukraina. 

POS KUPANG.COM -- Ketegangan antara NATO dengan Russia di periran mediterania belum juga berahir.

Tahun lalu , kapal Perang Inggris HMS Defender yang dianggap memasui peraoran Krimea yang dikontrol Rusia nyaris membuat kapal Negeri Ratu Elizabeth itu dirusal Rusia

Kini, giliran kapal selam militer Rusia menabrak kapal perang Inggris.

Kru kedua armada tersebut sama-sama kaget. Perang pun nyaris pecah dari insiden itu

Baca juga: Ketegangan Ukraina: Putin Memberi Tahu Biden Bahwa Sanksi Baru Dapat Memutuskan Hubungan

Sikap Rusia yang mengirim lebih dari 175.000 tentaranya ke perbatasan Ukraina langsung membuat heboh satu dunia.

Ini karena Uni Eropa (UE) takut konflik Rusia dan Ukraina ini bisa menjadi perang yang mengerikan.

Beberapa negara sudah bersiap membantu. Namun beberapa lainnya masih menahan bantuannya. Seperti Inggris.

Menurut Inggris, mereka tidak bisa mengirim bantuan militer ke Ukraina karena negara itu bukanlah anggota NATO.

Mereka pun akan mencoba jalur diplomatik agar Rusia tidak menyerang Ukraina

Baca juga: Perang Nuklir di Depan Mata,PersiapanSenjata Nuklir Rusia Sudah 95Persen Lawan Ukraina,Skenarionya?

Di tengah situasi panas itu, mendadak sebuah kejadian tak terduga terjadi antara Rusia dan Inggris.

Dilansir dari bbc.com pada Jumat (7/1/2022), sebuah kapal selam Rusia bertabrakan dengan kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang sedang berpatroli di Atlantik Utara.

Kejadian tabrakan dua kapal itu dikonfirmasi Kementerian Pertahanan Inggris.

Kapal Perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Northumberland, telah melacak sebuah kapal selam ketika kapal itu menabrak sonar kapal mereka.

Sonar sendiri adalah sebuah peralatan yang menggunakan gelombang suara bawah air.

Baca juga: Perangkat Desa Wehali Malaka Tindaklanjuti Instruksi Bupati Soal Penggunaan Tenun ikat

Dengan sonar, maka kru kapal bisa melihat adakah benda yang mengikuti mereka di belakang atau melihat lokasi objek di bawah laut.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved