Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pedagang Minta PD Pasar Oeba Bersikap Adil

Kepala PD Pasar Oeba Jimmy Amtiran dinilai tidak adil atas tindakannya membongkar tempat jualan para pedagang Pasar Oeba

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Kepala PD Pasar Oeba ketiga dari kiri berbaju biru saat rapat di Komisi II DPRD Kota Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala PD Pasar Oeba Jimmy Amtiran dinilai tidak adil atas tindakannya membongkar tempat jualan para pedagang Pasar Oeba. Tindakannya yang dinilai tidak adil itu mengakibatkan Amtiran diadukan ke Komisi II DPRD Kota Kupang.

Puluhan pedagang Pasar Oeba itu datang ke kantor DPRD Kota Kupang dan langsung disambut oleh Wakil Ketua Komisi II, Rikardus Yunatan.

Mereka menyampaikan keluhan mereka karena merasa tidak adil diperlakukan oleh PD Pasar sebab mereka merasa tidak berjualan di area pasar yang digusur.

Koordinator pedagang Dominggus Adu Dethan mengaku mereka yang digusur oleh PD Pasar sekitar 60-an pedagang, sedangkan yang lainnya tidak.

Baca juga: Pedagang Pasar Oeba Turut Bahagia Umat Hindu Rayakan Hari Raya Nyepi

"Kita datang minta kalau mau bongkar jangan hanya kita saja tapi kalau boleh semua dibongkar," ujarnya.

Pedagang lainnya, Haifa mengatakan bahwa seharusnya PD Pasar melakukan pembongkaran tidak ada pandang bulu.

Kata dia PD Pasar sudah melakukan pembongkaran pada Desember 2021 lalu namun mereka tetap ngotot berjualan kembali di tempat yang dibongkar dan PD Pasar melakukan pembongkaran ulang.

"Ini kita datang minta keadilan, kalau mau bongkar ya bongkar semuanya saja jangan sepihak saja," kata Haifa.

Anggota Komisi II DPRD Kota Kupang Setyo Ratuarat mengungkapkan tetap mendukung apapun upaya pemerintah dalam menata pasar namun harus persuasif dan tidak arogan.

Baca juga: Kepala PD Pasar Oeba Diadukan ke DPRD Kota Kupang, Ini Penyebabnya

Dia juga mengimbau agar pedagang sebaiknya menempati lapak yang sudah disiapkan agar penataan pasar bisa lebih baik.

Saat turun ke lapangan bersama pedagang memang tempat para pedagang berjualan itu berada di bahu jalan dan cukup menganggu aktifitas lalu lintas baik pengendara maupun pejalan kaki.

Dia juga mendukung bila PD Pasar menempatkan petugas penertiban bila ada pedagang yang mulai nakal berjualan kembali di bahu jalan. (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved