Berita Sumba Barat

Pemberian Vaksinasi Boster di Sumba Barat Pertengahan Januari 2022

Pemberian Vaksinasi Boster di Kabupaten Sumba Barat Akan Dilaksanakan Pertengahan Januari 2022

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
PEMBERIAN VAKSIN - Tim Dinkes Sumba Barat melakukan vaksin di SMKN I Kota Waikabubak, Sumba Barat 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan menargetkan pemberian vaksin kepada anak-anak usia 6-11 tahun dan vaksin ke-3 dalam hal ini vaksin boster kepada masyarakat akan berlangsung pada pertengahan Januari 2022.

Pasalnya untuk dapat melaksanakan vaksinasi anak  usia 6-11 tahun minimal capaian vaksin dosis I mencapai 70 persen. Saat ini vaksin  dosis I baru mencapai 68,37 %, vaksin dosis II mencapai 38,8 % dan lansia 42,5 %. Sedangkan  untuk melaksanakan vaksinasi ke-3 jenis boster minimal vaksin dosis I mencapai 70 %, dosis II mencapai 45% dan lansia mencapai 65 %. Hal itu berarti Kabupaten Sumba Barat masih kekurangan 1600-an orang yang harus mengikuti vaksin guna mencapai target vaksinasi nasional dosis I  sebesar 70 %.

Karena itu, selama seminggu terakhir ini, pihaknya bergerak menyisir ke sekolah-sekolah di seluruh pelosok Sumba Barat guna memberikan vaksin kepada anak sekolah. Pasalnya berdasarkan hasil monitoring lapangan banyak anak-anak sekolah belum menerima vaksin.

Baca juga: Dinkes Sumba Barat Kembali Gelar Vaksin Di SMKN I Kota Waikabubak, 200 Anak Terima Vaksin

Karena itu, ia optimis target minggu ke II Bulan Januari 2022 dapat tercapai dosis I 70 %. Pemberian vaksin ke-3 kepada warga setelah enam bulan menerima vaksin dosis II.

Pihaknya juga mendapatkan dukungan penuh Polres Sumba Barat dan TNI Kodim 1613 Sumba Barat yang setiap hari melakukan penyisiran ke kampung-kampung gun memberikan pelayanan vaksin. Karenanya optimis capaian vaksinasi Kabupaten Sumba Barat dapat mencpai target pada pertengahan Januari 2022. Dengan demikian, pelaksanaan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun dan vaksin boster dapat berlangsung pula.

Menjawab pertanyaan soal kendala yang dihadapi petugas selama ini terlambat mencapai target 70 persen hingga awal tahun baru 2022, ia mengatakan, kendala terletak pada bagaimana memobilisasi masyarakat yang tinggal di kampung-kampung untuk datang mengikuti vaksin. Terkadang tim harus datang menjemput warga mengikuti vaksin. Langkah yang dilakukan sekarang adalah mendatangi warga di kampung-kampung untuk memberikan vaksin.

Kendala lainnya, letak kampung berjauhan sehingga terkadang menyulitkan petugas bertemu masyarakat untuk melakukan vaksin.

Karena itu, ke depan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas PMD Sumba Barat untuk mensyaratkan setiap warga penerima bantuan sosial wajib menunjukan kartu vaksin II. Termasuk pula  bekerjasama dengan semua kepala desa demi memperlancar proses pelayanan vaksinasi kepada masyarakat di desa masing-masing. (*)

Baca Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved