Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pembangunan Drainase di TDM Ditargetkan Rampung Bulan Maret

Pekerjaan pembangunan drainase di sepanjang Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) saat ini hampir rampung

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
PANTAU - Lurah TDM Imanuel Ully sementara memantau pekerjaan drainase dan melakukan penjelasan secara persuasif kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut di wilayah kelurahan TDM, Jumat 7 Januari 2022. 

Laporan Kontributor POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pembangunan drainase di sepanjang Kelurahan Tuak Daun Merah ( TDM) saat ini hampir rampung.

Lurah TDM Imanuel Ully mengatakan, sesuai dengan hasil koordinasi dengan pihak kontraktor yang bertanggungjawab dengan pekerjaan tersebut, untuk pembangunan drainase akan selesai pada Bulan Maret mendatang.

"Karena pembangunan drainase itu dua sisi, maka kalau untuk sisi yang kanan, sudah mencapai 50 persen, jika sudah selesai, barulah akan dilanjutkan sisi kirinya," ujarnya ketika dihubungi, Jumat 7 Januari 2022.

Baca juga: Pemkab Kupang Telah Keluarkan Izin Pembangunan Pabrik Semen Timor

Imanuel Ully mengaku, dirinya melakukan koordinasi dengan pihak ketiga agar melakukan pembangunan drainse di sisi kanan, barulah di sisi kiri, agar akses jalan tersebut tidak ditutup 100 persen.

"Karena di wilayah itu banyak pelaku usaha yang berdagang, juga merupakan kawasan pertokoan, jika ditutup seluruhnya maka akan sangat merugikan masyarakat dan pedagang," katanya.

Baca juga: Hujan Deras, Jalan Berlubang di Kelurahan TDM Kota Kupang Digenangi Air

Saat ini, kata Imanuel, pembangunan drainse nencapai 1,3 kilo meter yang sudah dikerjakan. Jika semua pekerjaan drainase 100 persen, barulah akan dilanjutkan dengan pembangunan trotoar jalan.

"Setelah semuanya rampung, barulah akan dibangun akses jalan. Sesuai dengan kontrak kerja, pekerjaan secara keseluruhan, baik drainase, trotoar maupun jalan, masa kontraknya selama satu tahun," katanya.

Adapun masalah atau kendala yang dihadapi, yaitu warga dan pemilik usaha atau toko yang menolak dibangun drainase di depan toko atau rumah mereka. Pasalnya, saat membangun, mereka tidak memperhatikan daerah sepadan jalan, sehingga masuk sampai ke kawasan drainase.

Baca juga: 9 Dokumen yang Wajib Diunggah Peserta yang Lulus CPNS 2021 Sebagai Syarat Pemberkasan

"Terkait hal ini, saya hari ini turun langsung untuk melakukan koordinasi dan menjelaskan secara persuasif kepada masyarakat, agar mau mendukung pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,  demi kepentingan masyarakat umum," ujarnya.

"Setelah saya jelaskan, mereka masyarakat mengerti dan menyetujui untuk mendukung pembangunan drainase. Kita semua berpikir untuk kepentingan masyarakat umum," tambahnya.

Untuk diketahui, proyek pengerjaan drainase, trotoar dan jalan di wilayah Kelurahan TDM, menggunakan anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT, karena jalan tersebut merupakan jalan provinsi. (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved