Berita Sumba Barat

Kepala BPBD Sumba Barat, 85 Kepala Keluarga Korban Banjir Wanokaka Kembali ke Kampungnya

Kepala BPBD Sumba Barat, 85 Kepala Keluarga Korban Banjir Wanokaka Kembali ke Kampungnya

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Rumah warga Desa Waihura dan Baliloku, Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat yang terendam banjir beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Barat, Ir. Yohanis Lubalu mengatakan sebanyak 85 kepala keluarga korban banjir kali Wanokaka yang terjadi tanggal 27 Desember 2021 telah dikembalikan ke kediamannya di kampung masing-masing tanggal 31 Desember 2021 setelah air surut dan suasana cuaca kembali nornal.

Ke-85 kepala keluarga korban banjir kali Wanokaka tersebut terdiri 20 KK asal Desa Waihura dan 65 KK asal Desa Baliloku. Pada saat terjadi bencana itu, 85 kk tersebut dipindahkan sementara di rumah kediaman Kepala Desa Baliloku. Dan terhitung 31 Desember 2021, semua warga tersebut kembali ke kampung masing-masing seiring surutnya air kali Wanokaka dan cuaca kembali normal.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat, Ir. Yohanis Lubalu di Waikabubak, Sumba Barat, Selasa 4 Januari 2021.

Menurutnya, warga yang mendiami sepanjang bantaran kali Wanokaka selalu menjadi korban banjir setiap tahun manakalah terjadi hujan besar menyebabkan kali Wanokaka banjir dan meluap hingga meredam permukiman warga disepanjang kali itu.

Ia mengaku, memang sedikit sulit mau memindahkan masyarakat disepanjang bantaran kali Wanokaka. Hal itu karena warga sudah berdiam semenjak nenek moyang dengan ikatan budaya yang sangat kuat. Memang sampai saat ini, secara resmi pemerintah belum memikirkan hal itu. Apalagi masyarakat setempat menganggap hal itu biasa saja karena selalu mengalami setiap tahun semenjak nenek moyangnya. Namun demikian, pemerintah selalu menaruh kewaspadaan tinggi bila terjadi musim hujan setiap tahunnya.

Dalam kesempatan itu, ia menghimbau masyarakat Sumba Barat umumnya dan masyarakat yang mendiami bantaran kali dan pesisir pantai khususnya agar selalu waspada pada musim hujan ini. Kewaspadaan tinggi patut menjadi perhatian demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. (*)

Baca Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved