Berita Sumba Barat Daya

Pembunuhan Dua Warga Kodi, Sumba Barat Daya Oleh ODGJ, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres SBD

Terkait Pembunuhan Dua Warga Kodi, Sumba Barat Daya Oleh ODGJ, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu R.E Bala 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Kasatserse Polres Sumba Barat Daya, Iptu R.E Bala mengatakan, jumlah anggota keamanan baik kepolisian maupun anggota TNI  sedikit yang hadir dilokasi kejadian perkara (TKP)  pembacokan oleh pelaku Gerson Dubu Wora terhadap mama tirinya, Paulina Pati Bebe dan saudarinya, Margaretha Inya Burra di Kampung Bikarara, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya sehingga tidak mampu mencegah amuk massa yang membakar rumah dan menghabisi pelaku dengan melempari batu dan kayu ke tubuh pelaku hingga tewas, Kamis 23 Desember 2021 siang. Pelaku diduga sedang menderita gangguan jiwa.

Amukan massa itu terjadi sesaat setelah warga mendapat kabar, pelaku baru saja membacok mama tirinya dan saudarinya. Aksi pelaku itu menyebabkan mama tirinya tewas ditempat. Sedangkan saudarinya yang sedang hamil dalam kondisi kritis dan kini  menjalani perawatan di rumah sakit Karitas Waitabula, Tambolaka, SBD.

Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa Mali Iha dan Camat Kodi Utara untuk bersama-sama menghimbau masyarakat agar  tetap tenang dan terus menjaga agar suasana kondusif. Saat ini suasana relatif kondusif.

Dikatakan, bila suasana sudah  kondusif maka pihaknya akan memanggil warga untuk meminta keterangan  terkait peristiwa pembunuhan itu.

Kasatserse Polres Sumba Barat Daya, Iptu R.E Bala menyampaikan hal itu ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Tambolaka, Jumat 24 Desember 2021 sore.

Menurutnya, pelaku pembunuhan dalam hal ini Gerson Dubu Bora sebelumnya juga pernah membakar rumah milik warga sekitar. Pelaku diduga sedang menderita gangguan jiwa.

Berdasarkan informasi sementara yang diperolehnya, demikian Kasatserse Bala bahwa tidak ada persoalan yang membuat pelaku naik pitam membunuh mama tirinya hingga tewas dan saudarinya dalam kondisi kritis. Informasi diperoleh menyebutkan, tiba-tiba saja pelaku datang membawa parang lalu membacok mama tirinya dan saudarinya. Akibatnya mama tirinya tewas ditempat. Sedangkan saudarinya yang sedang hamil dalam kondisi kritis dan dilarikan warga ke rumah sakit Karitas Waitabula untuk mendapatkan pertolongan.

Ia menambahkan, untuk saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengah kepala desa  Mali Iha dan camat Kodi untuk menghimbau masyarakat tetap menjaga suasana aman dan damai. Percayakan penanganan persoalan itu sepenuhnya kepada aparat kepolisian. (*)

Baca Berita Sumba Barat Daya Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved