Breaking News:

MotoGP

Pebalap Anyar Marc Marquez Akui Hidup Sekarang Tidak Akan Ada Artinya Tanpa Motor

Marc Marquez dikabarkan masih dalam pemulihan dan harus beristirahat sebagaimana saran dokter. Tentu saja, Repsol Honda dan juga para penggemar berhar

Editor: Ferry Ndoen
tribunnews/JEPRIMA
Pembalap Repsol Honda untuk MotoGP 2020 Marc Marquez dan Alex Marquez saat berfoto disela-sela peluncuran tim Repsol Honda di Hotel Shangrila, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020). Marc Marquez masih mengenakan nomor 93 sebagai andalannya dan Alex Marquez akan menggunakan nomor 73 pada musim balap 2020. 

POS KUPANG.COM -  - Marc Marquez dikabarkan masih dalam pemulihan dan harus beristirahat sebagaimana saran dokter. Tentu saja, Repsol Honda dan juga para penggemar berharap Marc Marquez bisa kembali ikut balapan ketika MotoGP 2022 dimulai. 

Tidak hanya tim dan penggemar, Marc Marquez diyakini juga sangat menantikan moment di mana ia bisa kembali bersaing di lintasan balap MotoGP. 

Motor telah menjadi bagian dari hidupnya selama ini. Sayangnya, kondisi Marc Marquez kini naik turun pasca cedera panjang pada lengannya, yang kemudian disusul gangguan penglihatan akibat insiden latihan off road. 

Namun terlepas dari kondisi pemulihannya saat ini, Marc Marquez tetaplah sosok pebalap profesional. Sekali lagi, motor adalah bagian dari hidupnya sejauh ini.  

Baca juga: Pebalap Marc Marquez Akan Ambil Keputusan Pemulihan Cedera Setelah Natal

"Bagi saya motor adalah bagian dari hidup saya. Hidup saya sekarang tidak akan ada artinya tanpa motor," kata Marquez, dikutip Tribun Jogja dari Motosan via bolasport.

Marquez sudah paham risiko-risiko berkarier sebagai pembalap profesional, mulai dari kematian maupun cedera panjang.

Hal itu terkadang membuat Marquez merasa kehilangan gairah untuk membalap. "Biasanya hampir semua pembalap pada kejuaraan dunia, kita sudah menginternalisasi pengertian apa itu jatuh, risiko, sakit, dan cedera," kata Marquez.

"Tetapi ada kesempatan yang berbeda, ada kalanya tidak ingin naik motor lagi dalam satu, dua, tiga hari atau lebih." "Namun Anda tidak boleh melupakan bahwa Anda adalah pembalap profesional."

"Ada saat-saat tertentu di mana Anda harus sedikit memaksakan diri dan menghormatinya," ucapnya.

Serangkaian momen menarik telah dirasakan pembalap 28 tahun itu selama mengaspal di lintasan. Akan tetapi, momen buruk juga pernah dirasakan Marquez. Seperti misalnya mengalami kecelakaan di trek. "Perasaan terburuk dengan motor adalah ketika sesuatu tidak berhasil," tutur Marquez.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved