Breaking News
Kamis, 21 Mei 2026

Berita Sikka

Ini Perkembangan Terbaru Kasus Paman Bunuh Ponakan di Nirangkliung Sikka

sampai sekarang pelaku masih terus diamankan di Sel Mapolres Sikka dan diberikan perhatian khusus oleh petugas.

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Kapolres Sikka, AKBP Sajimin 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Kasus dugaan pembunuhan paman atas keponakan kandung di Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka kini terus ditangani Tim Penyidik Polres Sikka.

Pada,Rabu, 22 Desember 2021 penyidik telah meminta keterangan ahli dari psikiater guna menjelaskan kondisi kesehatan pelaku Aloisius Lada.

Keterangan ahli ini penting guna menjelaskan kesehatan pelaku apakah bisa dilakukan pemeriksaan atas perbuatannya atau tidak.

Jika keterangan ahli menegaskan pelaku sehat maka penyidik akan melakukan tindakan hukum. Akan tetapi jika kondisi kesehatan pekaku tidak sehat maka perbuatannya tidak akan diproses lalu dikembalikan kepada keluarga korban.

Baca juga: Bupati Robby Idong Periksa Pasukan Operasi Lilin Ranakah 2021 di Polres Sikka

“Kami baru minta keterangan ahli untuk kesehatan pelaku. Keterangan ahli kami minta kemarin, Rabu, 22 Desember 2021. Keterangan ahli juga akan diberikan kepada kami secara lengkap hari ini, Kamis, 23 Desember 2021. Keterangan ahli ini penting untuk proses hukum ke depan. Apakah pelaku sehat atau tidak pelru penjelasan. Kalau sehat pasti akan kami proses. Kalau tidak sehat maka prosesnya tidak bisa dilanjutkan. Polisi tidak mungkin melakukan proses hukum terhada orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Namun semua itu, dalam proses.Kami akan lihat keterangan ahli terlebih dahulu,” kata Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasat Reskrim, AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra, SIK kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Kamis, 23 Desember 2021 siang.

Ia menjelaskan, polisi juga sudah memeriksa 4 orang saksi kasus dugaan pembunuhan di Nirangkling bersama saksi ahli. Dengan demikian, sudah ada lima saksi yang telah dimintai keterangan terkait kasus di Nirangkliung.

“Selain saksi ahli ad 4 orang saksi yang juga sudah kami periksa,” papar kasat Arya.

Ia menegaskan, sampai sekarang pelaku masih terus diamankan di Sel Mapolres Sikka dan diberikan perhatian khusus oleh petugas.

“Penyidik Polres Sikka kini terus bekerja usai melakukan penangkapan atas Aloisius Lada, pelaku dugaan pembunuhan atas Veronika Viance, bocah 9 tahun asal Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka,” tegasnya.

Baca juga: Angin Kencang di Kabupaten Sikka, Pohon Tumbang Atap Ruko Rusak

Data lain menjelaskan, Aloisius Lada, sejak tahun 2020 adalah pasien yang terdaftar di Puskesmas Nita. Aloisius sedang menjalani perawatan dan pernah diberikan obat karena gangguan kesehatan.

Sebelumnya,  Aloisius Lada, pelaku pembunuhan keponakan kandungnya sendiri yang berusia 9 tahun akhirnya berhasil diringkus Bhabin Yos Say bersama warga di Nirangkliung, Senin, 20 Desember 2021 pagi.

Ia diringkus saat turun dari hutan dan mau mencari makan karena kelaparan.

Penangkapan atas Aloisius bermula dari ada warga yang melihatnya turun minum air di kali. Kemudian warga melapor ke Bhabin Yos lalu bersama warga pelaku diringkus dan dibawa ke kampung.

Pelaku diikat karena takut mengamuk saat dibawa. Saat ini, pelaku akan dibawa ke Polres Sikka guna proses pemeriksaan.

Baca juga: Polres Sikka Hadirkan Psikiater Periksa Pelaku Pembunuhan di Nirangkliung

Demikian data dari Nirangkliung yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin, 20 Desember 2021 pagi.

Selain itu, penangkapan pelaku beredar di media sosial dan grup WA di Sikka.

Pelaku tampak diikat dan dijaga warga bersama Bhabin Yos Say. Pelaku dijaga ketat karena takut kabur lagi. (*)

Berita Sikka Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved