Berita Sikka

Sekretaris Bappelitbang Sikka: Jaga dan Rawat Infrastruktur yang Sudah Dibangun

Sekretaris Bappelitbang Sikka: Jaga dan Rawat Infrastruktur yang Sudah Dibangun Pemerintah

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
ACARA-Acara serahterima program KOTAKU di Aula Bapelitbang Sikka 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Sekretaris Bappelitbang Kabupaten Sikka, Ambrosius Piter meminta elemen masyarakat di Kabupaten Sikka agar terus menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Infrastruktur yang dibangun harus dijaga agar dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan banyak orang.

Demikian Sekretaris Piter dalam sambutan pada acara serah terima Program Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM) CFW Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kabupaten Sikka di Aula Bapelitbang Sikka,Senin, 20 Desember 2021 siang.

Hadir saat acara serah terima bersama Sekretaris Piter, Perwakilan PPK PKP Wilayah II NTT, Perwakilan Tim OSP 5 NTT, Perwakilan Koordinator Kota II wilayah Flores, Perwakilan DPKPP, Askot Mandiri Kabupaten Sikka, Lurah Madawat, Lurah Kota Uneng, Kades Pemana, Kades Gunung Sari dan Kades Samparong, Perwakilan BKM, KSM dan KPP.

Piter menjelaskan, sejak pandemi kondisi keuangan belum stabil sejak 2020 hingga 2022 transfer anggaran dari pusat angkanya selalu sama dan tidak berbeda jauh. Hadirnya BPM CFW ini dapat membantu perekonomian masyarakat selama pandemi.

Keterlibatan masyarakat (KPP) dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan. Sementara perwakilan PPK PKP wilayah II NTT, Manasye punya harapan yang sama dengan Piter.

Ia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemkab Sikka, lurah, kades dan semua yang turut campur dalam pelaksanaan program.

Sementara Perwakilan OSP 5 NTT, Ratnawati dalam sambutannya berharap KPP sebagai pengelola dan pemanfaat perlu membuat aturan bersama terkait pemeliharaan infrastruktur yang sudah dibangun.

"KPP harus berjalan sesuai aturan, karena semua desa sudah ada SK KPP," kata Ratnawati. Program KOTAKU adalah program untuk membangun sistem yang terpadu untuk penanganan permukiman kumuh.

Pemerintah daerah memimpin da berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya serta mengedepankan partisipasi masyarakat.

Di tahun 2021, bantuan pemerintah untuk masyarakat CFW lebih dititikberakan pada pemulihan kondisi sosial dan ekonomi akibat dampak Covid 19 melalui pelaksanaan padat karya tunai(CFW).

Di Kabupaten Sikka, yang mengakses BPM CFW adalah Kelurahan Madawat, Kelurahan Nangalimang, Desa Pemana, Desa Gunung Sari dan Desa Samparong yang berada di Kecamatan Alok. (*)

Baca Berita Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved