Berita TTU
Kejari TTU Gelar Kegiatan Lomba Baca Alkitab Indah dan CCA
Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara ( Kejari TTU) menggelar kegiatan Lomba Baca Alkitab Indah dan Cerdas Cermat (CCA)
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara ( Kejari TTU) menggelar kegiatan Lomba Baca Alkitab Indah dan Cerdas Cermat (CCA) di Gereja Stasi Oenali, Desa Taunbaen, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten TTU.
Momentum pembukaan kegiatan Lomba Baca Alkitab Indah dan Cerdas Cermat Alkitab pada, Senin, 20/12/2021 ini dihadiri langsung oleh Kajari TTU, Robert Jimmi Lambila, S. H., M. H
Tidak hanya itu, sebelum membuka langsung kegiatan tersebut, Kajari TTU juga melakukan penanaman pohon secara simbolis di halaman Gereja Stasi Oenali.
Kajari TTU, Robert Jimmi Lambila, S. H., M. H kepada POS-KUPANG.COM, Selasa, 21/12/2021 menerangkan, pihaknya menggelar kegiatan tersebut untuk mendorong penguatan pengetahuan dan iman umat Kristiani. Kegiatan lomba baca Alkitab indah dan cerdas cermat Alkitab tersebut juga dilaksanakan dalam rangka menyongsong Hari Raya Natal tahun 2021.
Bagi Robert, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program dari Kejari TTU yakni "Jaksa Masuk Gereja", di mana program tersebut adalah program perdana Kejari TTU.
Program ini, lanjutnya, sebagai salah satu bentuk inovasi dan sarana dari Kejaksaan dalam memberikan penerangan hukum kepada masyarakat di wilayah Kabupaten TTU.
Lebih lanjut disampaikan Robert, membaca Alkitab merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai rohani yang dapat menjadi dasar dan pedoman dalam hidup bermasyarakat dan bernegara
"Kita punya program Jaksa masuk Gereja sehingga kita melakukan penerangan hukum melalui kegiatan-kegiatan kerohanian seperti Baca Alkitab Indah dan CCA," ujar Robert.
Ia menambahkan, lomba baca Alkitab indah dan Cerdas Cermat Alkitab diselenggarakan untuk memberikan motivasi dan stimulus bagi kaum muda khususnya anak-anak agar selalu membaca Alkitab.
"Orang kalau sudah patuh dengan agama, maka hukum tidak diperlukan lagi. Dipastikan hidup akan aman dan tertib. Salah satu aspek penegakan dan penertiban hukum harus dimulai dari hal-hal yang bersifat rohani. Dalam Alkitab terkandung ajaran-ajaran cinta kasih, larangan dan petunjuk tentang hidup tertib," beber Robert.
Sementara Pastor Stasi Oenali, Romo Dalsi Saunoah mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri TTU yang telah memberi dukungan moril kepada umat kristiani melalui kegiatan lomba baca Alkitab indah dan CCA.
Bagi Romo Dalsi lomba baca Alkitab indah dan Cerdas Cermat Alamiah memberi makna yang positif. Pasalnya, melalui kegiatan ini setiap umat Kristiani diajak untuk rajin membaca Alkitab.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila yang senantiasa memberikan dukungan dalam pembangunan iman setiap umat kristiani," tutupnya. (*)