Rabu, 20 Mei 2026

Pembunuhan Ibu dan Anak

Bikin Warga Curiga? Oknum Polisi Larang Media Merekam Rekonstruksi Astri-Lael di Penkase

Aparat penyidik Polda NTT terus melakukan penyelidikan kasus tewasnya ibu dan anaknya , Astri dan Lael Hingga kini penyidi sudah sampai pada tahap re

Tayang:
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Tersangka RB saat mendorong motor 

POS KUPANG.COM -- Aparat penyidik Polda NTT terus melakukan penyelidikan kasus tewasnya ibu dan anaknya , Astri dan Lael

Hingga kini penyidi sudah sampai pada tahap rekontruksi

Namun, keganjilan mulai ditunjukan dalam proses rekontruksi tersebut

Seorang oknum polisi melarang media untuk mengambil gambar proses rekonstruksi

Hal itu dianggap janggal lantan dalam rekontruks kasus pemmbunuhan dan pemerkusaan yang dilakukan tersanga Tinud Perko diketahaui tidak ada larangan tersebut

Baca juga: Ribuan Warga Kupang Tumpah Ruah Ingin Saksikan Langsung Rekontruksi Randy Habisi Astri dan Lael

Ddikutip dar Youtube Pos Kupang , oknum yang diduga polisi berpakaian sipil dan berkalungkan lambang polisi melarang wartawan untuk merekam rekonstruksi kematian Astri Manafe dan anaknya Lael Maccabee di Lokasi rekonstruksi Penkase, Kota Kupang, Selasa (21/12/2021).

Bahkan ia mengancam akan menyita handphone ketika tidak mengindahkan perintahnya.

"jangan merekam e, kamu siapa? darimana?" tanya oknum tersebut.

"Pos kupang" jawab wartawan pos kupang.

"jangan merekam, tidak ada yang rekam-rekam ya, anggota dicek kalau rekam handphone ambil", ujar Oknum Polisi tersebut.

Wartawan pos kupang yang meliput langsung menurunkan handphone.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Astri dan Lael, Mama-mama Ramai-ramai Hujat Tersangka Randy

Video youtube itu pun langsung mendapat tanggapan luas dari masyarakat

Mereka mempertanyakan kapasitas petas melarang media mengambil gambar tersebut

Anggita Risty menulis : ALASAN APA TIDAK BOLEH REKAM,ITUKAN WARTAWN.TANPA WARTAWAN KITA SEMUA TIDAK AKAN PERNA TAU BERITA2 APAPUN.JADI TOLONG HARGAI PEKERJA PERS JUGA.SAMPE SINI PAHAM TO

Aurora Uly Haba: knp melarang?jangan2 ad yg laen dr laen.kl tdk mw di liput oknum tersangka jgn bt ulah.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved