Kamis, 21 Mei 2026

Berita Sikka

Pembunuhan Bocah di Desa Nirangkliung Sikka Sakit Hati dengan Mama Korban, Begini Peyebabnya

Ia mengatakan, usai membunuh ia sempat menguburkan korban lalu ditindih dengan batu.

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Penangkapan-Penangkapan pelaku pembunuhan bocah 9 tahun di Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Aloisius Lada, pelaku dugaan pembunuhan bocah 9 tahun di Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka akhirnya ungkap alasannya ia membunuh korban.

Menurut pelaku saat diinterogasi aparat Penyidik Polres, Aloisius membeberkan sebenarnya ia sakit hati dengan mama korban.

Ia sakit hati dengan cerita Maria, mama kandung korban di kampung kalau ia telah membunuh orang di Kalimantan.

Cerita itu, paparnya, membuatnya sakit.

Apalagi ceritanya ia kabur ke Sikka karena dicari orang.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Desa Nirangkliung Sikka Diringkus

"Saya sebenarnya sakit dengan mama korban. Saya sebenarnya mau bunuh Maria, mama korban tapi ia tidak tidak ada makanya saya bunuh anaknya. Saya sakit hati karena ia cerita saya bunuh orang di kalimantan lalu bilang saya kabur ke kampung," papar Aloisius kepada polisi di Mapolres Sikka, Senin, 20 Desember 2021 siang.

Ia mengatakan, usai membunuh ia sempat menguburkan korban lalu ditindih dengan batu.

"Saya tikam korban dua kali lalu saya kubur baru saya kabur ke hutan," ujarnya.

Penangkapan atas Aloisius oleh warga bersama Babin Yos Say membuat warga tenang.

Bahkan Alosius dalam keterangannya mengatakan, ia kabur ke hutan dan sempat turun ke kampung guna mencari makan.

Baca juga: Kapolres Sikka : Saya Sudah Perintahkan Anggota Cari Pelaku Pembunuhan di Nirangkliung

"Saya makan labu putih saja selama berada di hutan," paparnya.

Saat ini, Aloisius sudah ditahan di sel Mapolres Sikka guna menjalani proses hukum atas perbuatannya.

Untuk diketahui,

Aloisius Lada, pelaku pembunuhan keponakan kandungnya sendiri yang berusia 9 tahun akhirnya berhasil diringkus Bhabin Yos Say bersama warga di Nirangkliung, Senin, 20 Desember 2021 pagi.

Ia diringkus saat turun dari hutan dan mau mencari makan karena kelaparan.

Baca juga: Takut Gempa Malam Hari Warga Pulau Kojadoi - Sikka Tidur di Bukit dan Perahu

Penangkapan atas Aloisius bermula dari ada warga yang melihatnya turun minum air di kali.

Kemudian warga melapor ke Bhabin Yos lalu bersama warga pelaku diringkus dan dibawa ke kampung.

Pelaku diikat karena takut mengamuk saat dibawa.

Saat ini, pelaku akan dibawa ke Polres Sikka guna proses pemeriksaan.

Demikian data dari Nirangkliung yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin, 20 Desember 2021 pagi.

Selain itu, penangkapan pelaku beredar di media sosial dan grup WA di Sikka.

Baca juga: NasDem Sikka Jaring Asmara dan Bantu Balita di Tanawawo

Pelaku tampak diikat dan dijaga warga bersama Bhabin Yos Say.

Pelaku dijaga ketat karena takut kabur lagi.(*)

Berita Pemprov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved