Berita Ende
Kantor Bupati Ende Perlu Direhab Atap Bocor Dinding Retak
Kondisi bangunan Kantor Bupati Ende saat ini cukup memerihatinkan. Atapnya bocor, dinding retak
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM, ENDE - Kondisi bangunan Kantor Bupati Ende saat ini cukup memerihatinkan. "Atapnya bocor, dinding retak," kata Ibrahim Kabag Umum Setda Ende, di ruang kerjanya, Senin 20 Desember 2021.
Ibrahim mengatakan, Kantor Bupati Ende Perlu direhab. Kemungkinan rehab bisa dijalankan pada 2022 atau 2023 mendatang.
Ibrahim menyebut, bangunan Kantor Bupati Ende, sudah berusia kurang lebih 20 an tahun.
Dia kwatir dengan kondisi bangunan Kantor Bupati Ende, apalagi, saat terjadi gempa pada Selasa 14 Desember 2021 lalu.
Namun, dia menegaskan, kondisi atap bocor dan dinding yang retak, bukan baru, akibat gempa.
Sementara dampak dari gempa bumi, lanjutnya, sebagian plafon di ruang Garuda, rubuh.
"Staf saya sudah laporkan ke saya, dan saya sudah lapor ke pa Sekda, kita akan perbaiki pakai tripleks," kata Ibrahim.
Ibrahim menyebut, perbaikan plafon di ruang Garuda, memang perlu secepatnya dilakukan, mengingat ruangan tersebut, sering dipakai untuk pertemuan.
Dia menguraikan, sebenarnya Kantor Bupati Ende rencananya direhab di 2021, namun tertunda karena anggaran terbatas.
"Karena situasi covid anggaran terpotong. Kalau sudah kembali normal, mungkin 2022 atau 2023 bisa direhab," ungkapnya.
Ibrahim mengatakan, atap yang bocor yakni di ruang Bupati, Wakil Bupati dan ruangan pertemuan.
Pihaknya kesulitan melakukan perbaikan atap yang bocor, pasalnya, bahan atap dari Sirap dan di Ende tidak tersedia.
Belum lagi, kata Ibrahim, tenaga untuk memasang Sirap mesti didatangkan dari luar Ende. "Di Ende tidak ada," ungkapnya.
Untuk mengantisipasi kebocoran, lanjutnya, terpaksa untuk sementara ditambah menggunakan seng plat. (*)