Berita Belu
Pemerintah Kabupaten Belu Siaga Bencana
Pemerintah Kabupaten Belu menyatakan siap siaga untuk penanganan bencana tahun 2021-2022.Hal itu disampaikan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Hal
Pemerintah Kabupaten Belu Siaga Bencana
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM| ATAMBUA----Pemerintah Kabupaten Belu menyatakan siap siaga untuk penanganan bencana tahun 2021-2022.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM usai rapat koordinasi dengan stakeholder di Aula Lantai I Kantor Bupati Belu, Jumat 17 Desember 2021.
Wabup Belu menyatakan demikian setelah mendapat laporan kesiapsiagaan dari seluruh stakeholder yang hadir dalam rakor. Selain itu, Wabup Belu juga mengecek mobil operasional, mobil pemadam kebakaran serta mobil dapur umum dalam keadaan siap.
Rapat dalam rangka penanganan bencana itu diikuti Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Belu, Fransiskus X. Asten, S.Sos, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Belu, Imelda H. Lotuk, S.Sos, Kadis Sosial, Plt. Kadis PUPR, Plt. Kadis Pertanian serta TNI-Polri.
Baca juga: Info Cuaca :10 Daerah di NTT Berpotensi Hujan Sedang Hingga Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Menurut Wabup Belu, rapat koordinasi tersebut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, personil serta fasilitas pendukung lainnya dalam keadaan siap.
“Hari ini kita rapat koordinasi dengan semua stakeholder untuk mengantisipasi kejadian bencana di tahun 2021 sampai 2022. Kita mau pastikan bahwa personil kita siap, seluruh fasilitas dan peralatan pendukung itu siap, serta komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder terkait bencana juga siap", katanya.
Lanjut Wabup Belu, kesiapsiagaan bencana yang paling utama adalah pergerakan untuk mengoperasionalkan semua langkah yang sudah ditetapkan.
Kemudian, mengidentifikasi daerah-daerah rawan bencana mulai dari tingkat RT sampai tingkat kabupaten sehingga cepat dalam mengambil keputusan dalam melakukan tindakan, bantuan dan lainnya.
Wabup Alo Haleserens menghimbau kepada seluruh stakeholder terkait agar memiliki kepekaan atau tanggap bencana.
Jika terjadi bencana segera diinformasikan, dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan cepat.
“Mari kita bergandengan tangan untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Jikapun terjadi, bangun komunikasi dan koordinasi untuk melakukan tindakan pada kesempatan pertama dan utama. Kerahkan semua kemampuan yang kita miliki", pintanya.
Dalam rakor tersebut, dilaporkan juga tentang kesiapan sarana dan personil secara berurutan oleh Plt. Kepala BPBD, Kadis Sosial, Plt. Kadis PUPR, Plt. Kadis Pertanian, Perwakilan dari TNI serta Perwakilan dari Polri. (jen).
Berita Belu Lainnya :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wakil-bupati-belu-drs-aloysius-haleserens-mm-m.jpg)