Pasca Varian Baru Virus Corona di NTT Bandara El Tari Kupang Perketat Prokes
Sejak adanya virus Covid-19, bandar udara El Tari yang ada di Ibu Kota Provinsi NTT itu terus melakukan pengawasan dan penerapan Prokes yang ketat.
UBAHLAKU.COM, KUPANG - Sejak adanya virus Covid-19, bandar udara El Tari yang ada di Ibu Kota Provinsi NTT itu terus melakukan pengawasan dan penerapan Prokes yang ketat.
Kegiatan memperketat penerapan prokes ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebaran kasus covid-19 di NTT, khususnya varian virus baru yang dikabarkan telah terdeteksi masuk ke Indonesia beberapa tempat umum di Indonesia.
"Upayanya seperti biasa aja, Seperti kemarin-kemarin ini," kata Bagian Humas Bandara El Tari Kupang, Rio Hendarto, Jumat 17 Desember 2021 ketika dihubungi.
Rio menyebut pihaknya terus mengingatkan para calon penumpang, pengantar maupun penjemput agar wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan tidak lengah.
"Kami selalu ingatkan para pengunjung bandara, calon penumpang, pengantar maupun penjemput agar tidak kendor tuk pemakaian masker yang ketat dan menjaga jarak," ujarnya.
Selain mengingatkan taat Prokes, pihak bandar udara El Tari Kupang juga membuka loket vaksin bagi calon penumpang yang belum mendapat vaksin.
Pelayanan vaksin digelar Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) sejak hari ini. Nantinya loket layanan vaksinasi gratis ini akan dibuka setiap hari Senin, Kamis dan Jumat pada pukul 08.00 WITA.
Pelayanan vaksinasi diberikan bagi remaja berusia 12-17 tahun, dewasa dan lansia. Calon penerima vaksin wajib membawa KTP dan kartu keluarga.
Untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi, badan intelijen negara daerah (Binda) NTT kembali menggelar vaksinasi masal di Waibakul, tepatnya di aula kantor Kecamatan Katikutana, Sumba Tengah, Kamis 16 Desember 2021.
Pelaksanaan vaksinasi masal kali ini adalah yang ke-10 oleh Binda NTT dengan total warga yang tervaksin sebanyak 1695 dosis dari target 1500 dosis.
Kepala pos Badan Inteligen Negara Sumba Tengah, Okto kepada wartawan di lokasi kegiatan vaksinasi, Kamis 16 Desember 2021 mengatakan, pelaksanaan vaksinasi hari ini adalah yang ke-10 yang dilaksanakan Binda NTT di seluruh wilayah Sumba Tengah.
Sebelum itu, pihaknya menggelar kegiatan serupa dengan menyisir daerah pinggiran Sumba Tengah agar warga mendapatkan pelayanan vaksin.
Memang sedikit mengalami kendala karena letak rumah warga di kampung-kampung itu berjauhan dengan medan yang sangat sulit pula.
Sebab terdapat sebagian medan yang hanya dapat dilalui sepeda motor bahkan harus berjalan kaki mencapai rumah warga demi memberikan pelayanan suntikan vaksin.
Ia menambahkan terhitung 15 Desember 2021, pelaksanaan vaksinasi Sumba Tengah terdiri vaksin dosis I sebesar 55,98 %, vaksin dosis II sebanyak 30,49 % persen dan vaksin dosis III 1 %.
Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat Sumba Tengah yang belum menerima vaksin segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan vaksin.(Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi/Laporan reporter Pos Kupang.com Petrus Piter)
Berita Sumba Barat Terkini