Webinar Pariwisata Modern NTT
Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira : Pariwisata di NTT Harus Terintegrasi
supaya pariwisata sebagai lokomotif pembangunan itu bisa berdampak pada masyarakat.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA--Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira menyebutkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata sudah sangat terkenal, tapi sayangnya banyak juga orang yang tidak tahu kalau ibu kota Kabupaten Manggarai Barat itu ada di Provinsi NTT.
Saat menyampaikan materi dalam webinar yang diselenggarakan Pos Kupang, Kamis, 17 Desember 2021, Hugo Pareira mengisahkan bahwa teman-temannya ada yang baru pulang berlibur di Labuan Bajo tidak tahu kalau Labuan Bajo itu ada di NTT ketika dirinya menanyakan hal itu.
"Ini menunjukan bahwa pemahaman geografi soal Labuan Bajo sangat minim tapi kita rugi karena orang tahu Labuan Bajo tapi mereka tidak tahu Labuan Bajo itu ada di mana," katanya.
Menurut pandangannya, ini soal terminologi yang digunakan. Bila memakai terminologi destinasi Labuan Bajo Flores maka tentu ini erat kaitan dengan kawasan pariwisata Labuan Bajo Flores yang terintegrasi.
Baca juga: Gempa Bumi 7.4 di Flores - Pemprov NTT Belum Dapat Laporan Kerusakan dan Korban Jiwa
"Jadi pemerintah bisa beri perhatian, bukan hanya Labuan Bajo saja. kalau kita Labuan Bajo paling lama seminggu, kalau keliling Flores maka tidak cukup hanya satu minggu. Jadi pentingnya wisata yang terintegrasi di seluruh NTT," ujarnya.
Hal ini penting, katanya, supaya pariwisata sebagai lokomotif pembangunan itu bisa berdampak pada masyarakat.
"Kami di DPR juga bicara pengembangan wisata di Timor, Rote, Sumba sehingga NTT jadi destinasi yang terintegrasi. Konsep pembangunan ini perlu jadi perhatian kita," paparnya.
"Tantangannya, kita masih egosentris soal pariwisata. Pemda perlu duduk bersama, pak gubernur pernah undang para bupati, untuk sama-sama bicara ini, mana daerah yang jadi andalan kita untuk kita promosikan supaya pemerintah pusat bisa siapkan pengembangannya," pungkasnya.(*)