Berita Lembata

8 Orang Ikut Seleksi Terbuka Isi 8 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di Lembata

Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, Senin, 13 Desember 2021, bertempat di aula kantor Bupati Lembata, membuka kegiatan seleksi

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto 8 Orang Ikut Seleksi Terbuka Isi 8 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di Lembata
Foto/Prokopim Setda Lembata/S
Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, Senin, 13 Desember 2021, bertempat di aula kantor Bupati Lembata, membuka kegiatan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata.

8 Orang Ikut Seleksi Terbuka Isi 8 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di Lembata

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA- Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, Senin, 13 Desember 2021, bertempat di aula kantor Bupati Lembata, membuka kegiatan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata.

Ujian yang diikuti oleh 28 ini untuk mengisi kekosongan 8 jabatan pimpinan tinggi pratama yang hingga saat ini masih dijabat Pelaksana Tugas. 

Paskalis Ola Tapobali dalam sambutannya mewakili Bupati Lembata, menyampaikan bahwa seleksi terbuka merupakan salah satu terobosan reformasi birokrasi menurut Undang Undang ASN Nomor 5 tahun 2014, di mana menganut pola merit sistem berbasis prestasi. 

Di dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 17 Tahun 2020 salah satu kebijakan manejemen ASN adalah promosi dengan pola merit sistem. 

Baca juga: Satgas pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY Berjibaku Bersama Warga Renovasi Gereja, Ini Hasilnya

"Mulai hari ini kalian diuji kompetensi manajerialnya karena nantinya kita akan memperoleh seorang manajer atau pemimpin dari sebuah organisasi yang akan menjalankan Visi Misi, program-program kerja, agenda prioritas Pemerintah Daerah," kata Tapobali.

Lanjut ada 8 kompetensi manajerial yang akan diuji, salah satu yang menjadi penekanan Bupati Lembata adalah integritas. Semua dituntut harus memperhatikan perilaku hidup, moralitas, dan peduli lingkungan.

Kepada tim penilai kompetensi (assesor) dan panitia, Bupati Lembata melalui Paskalis Tapobali berpesan agar dalam seleksi terbuka ini dikedepankan profesionalisme dalam bekerja. Hindari pesanan sponsor dan laksanakan tugas  sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada, sesuai kualifikasi yang dimiliki.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Daerah Kabupaten Lembata, Said Kopong, dalam laporan panitia menyampaikan, ada 29 orang yang mendaftar tetapi 28 yang diperkenankan mengikuti seleksi tahap selanjutnya. Satu orang peserta dinyatakan gugur pada awal seleksi administrasi. 

Menurut Said Kopong, ada 9 jabatan kosong yang  saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas. Dan hari ini akan dilaksanakan tes untuk mengisi kekosongan 8 jabatan yang ada. 

Dilaporkan bahwa uji kompetensi ini diikuti peserta dengan komposisi sebagai berikut : Jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, diikuti oleh 3 orang peserta, Jabatan Asisten Administrasi Umum, diikuti oleh 4 orang peserta.

Jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, diikuti oleh 6 orang peserta, Jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, diikuti oleh 3 orang peserta, Jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, diikuti oleh 4 orang peserta, Jabatan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, diikuti oleh 3 orang peserta.

Jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, diikuti oleh 3 orang peserta, dan Jabatan Kepala Dinas Perhubungan, diikuti oleh 3 orang peserta. 

Sedangkan jabatan Kepala Dinas Kesehatan, sampai dengan pelaksanaan ujian belum ada yang mendaftar sehingga tidak diikutsertakan dalam ujian kali ini.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved