Berita Manggarai Timur
Pelajar SMK Negeri 1 Borong Dapat Ilmu Tentang Penyakit AIDS
Ribuan para siswa-siswi di SMK Negeri 1 Borong, Peot, Kelurahan Satar Peot, Kabupaten Manggarai Timur,
Pelajar SMKN 1 Borong Dapat Ilmu Tentang Penyakit AIDS
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | BORONG---Ribuan para siswa-siswi di SMK Negeri 1 Borong, Peot, Kelurahan Satar Peot, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti kegiatan sosialisasi tentang penyakit HIV/AIDS.
Kegiatan sosialiasi ini kerja sama antara Lembaga SMK Negeri 1 Borong dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Manggarai Timur dan Yayasan Ayo Indonesia.
Kegiatan ini berlangsung di SMK Negeri 1 Borong, Senin 13 Desember 2021 pagi.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala SMK Negeri 1 Borong, Agustinus Galvan Daroly, S.Si, bersama para guru dan pegawai di sekolah itu.
Baca juga: Konvoi Pasoepati Antar Persis Sudah Kantongi Izin di Solo, Kata Gibran Jumlahnya Hanya 100 Orang
Kepala SMK Negeri 1 Borong, Agustinus Galvan Daroly, kepada POS-KUPANG.COM, di sela kegiatan itu menjelaskan, kegiatan sosialiasi terkait penyakit HIV/AIDS ini merupakan kegiatan ekstrakurikuler.
"Jadi selama ini kegiatan ekstrakurikuler selalu dengan perlombaan. Kali ini kita manfaatkan kegiatan ekstrakurikuler ini dengan kegiatan yang bersifat ilmiah yakni sosialiasi penyakit AIDS ini,"ungkapnya.
Galvan mengatakan, tujuan dari kegiatan Sosialisasi ini juga untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang bahaya penyakit HIV/AIDS. Para siswa-siswi secara dini dapat memahami tentang penyakit ini sehingga kasus ini bisa ditekan.
"Karena sesuai informasi yang kami peroleh bahwa akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus AIDS di Manggarai Timur. Karena itu para siswa rata-rata adalah anak-anak remaja perlu diberikan pemahaman yang baik terkait penyakit ini sehingga para pelajar bisa terhindar dari penyakit yang memiliki resiko berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain dan juga dengan harapan agar kasus ini dapat ditekan,"ungkap Galvan.
Galvan juga mengatakan, dalam kegiatan ekstrakurikuler ini, selain kegiatan Sosialisasi tentang Penyakit HIV/AIDS juga sosialiasi tentang Tertib Berlalu Lintas kepada para siswa.
Kegiatan ini, kata Galvan, kerja sama pihaknya dengan Polres Manggarai Timur melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Timur. Dengan tujuan untuk memberikan pemahaman terkait aturan berlalu lintas yang baik dan benar kepada para siswa.
"Berdasarkan data yang disampaikan oleh pihak Kepolisian Jalur Borong-Kembur rawan kecelakaan lalu lintas dan dari kecelakaan lalu lintas ini terlibat adalah anak-anak remaja. Karena itu, perlu dilakukan sosialiasi seperti ini sehingga para siswa dapat memahami terkait tertib berlalu lintas dan pada akhirnya bermuara pada kasus kecelakaan Lalin dapat ditekan/berkurang,"ungkapnya.
Galvan juga mengharapkan kepada para siswa agar benar-benar mengikuti materi yang diberikan, sehingga dapat memahami terkait aturan berlalu lintas yang baik dan benar untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sebab kecelakaan lalu lintas dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/siswa-siswi-smkn-1-borong.jpg)