Berita Malaka

Wilayah Batas Laut Antara RI dengan RDTL dan Australia Terpantau Aman Terkendali

Wilayah batas laut antara RI dengan dua negara tetangga yakni RDTL dan Australia saat ini terpantau aman

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kapospol Motamasin, Kabupaten Malaka, AIPDA Fridus Bere. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN---Wilayah batas laut antara RI dengan dua negara tetangga yakni RDTL dan Australia saat ini terpantau aman. Aparat Pospol Motamasin yang bertugas di Pos Lintas Batas Negara ( PLBN) tetap melakukan patroli.

Walaupun dengan menggunakan speed boat, tetapi anggota Pos Polisi (Pospol) Motamasin, wilayah Hukum Polres Malaka, mampu mengarungi terjangan gelombang demi mengamankan keutuhan wilayah NKRI.

Kapolres Malaka, AKBP Rudi JJ Ledo menyampaikan ini melalui Kepala Pos Polisi (Kapospol) Motamasin, Kabupaten Malaka, AIPDA Fridus Bere, Kamis (9/12/2021).

Dijelaskan Fridus, jajarannya yang bertugas khusus di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin terus melakukan patroli pengamanan wilayah baik darat maupun laut.

Patroli ini dilakukan bukan saja di batas darat juga batas laut. Pasalnya, wilayah Malaka berbatasan langsung dengan RDTL dalam upaya mencegah penyelundupan sembako maupun bahan bakar minyak (BBM).

Fridus menuturkan, di Pospol Motamasin jajarannya sebanyak 5 orang dengan fasilitas penunjang kegiatan cukup baik.

Selama ini pihaknya selalu menjalin koordinasi dengan jajaran Satgas pamtas RI-RDTL dalam hal melakukan patroli perbatasan baik di darat maupun di laut.

Dalam pekan ini, lanjut Fridus, dirinya bersama empat anggota melakukan patroli laut dengan speed boat mengitari kawasan perairan yang berbatasan dengan Timor Leste juga Australia.

"Kami melakukan patroli mengawasi batas laut karena rawan terjadi penyelundupan sembako dan BBM. Memang di masa Pandemi covid-19 ada pembatasan pelintasan tapi kami harus tetap awasi wilayah laut," tegas Fridus.

Dirinya menambahkan, dalam patroli ini biasanya selalu berkomunikasi dengan aparat keamanan yang ada di wilayah RDTL. Komunikasi ini penting agar keamanan di laut tetap dijaga bersama dan tidak akan memberi ruang kepada oknum warga manapun melakukan penyelundupan.(*)

Baca Berita Malaka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved