Rabu, 22 April 2026

Bupati Nikodemus Gelar Rapat Evaluasi Vaksinasi di Sabu Raijua

Fakta di lapangan masih banyak orang tua yang melarang anaknya mengikuti vaksinasi dan ada juga yang beralasan sakit.

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Gerardus Manyela
Pos-Kupang.Com/ISTIMEWA
RAPAT EVALUASI -Bupati Sabu raijua, Nikodemus Rihi Heke memimpin rapat evaluasi vaksinasi covid. 

Laporan Wartawan POS KUPANG.COM, Gerardus Manyella

POS KUPANG.COM, SEBA -Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus Rihi Heke menggelar rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua, Rabu (8/12/2021).

Rapat evaluasi itu hadiri Sekda Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, S.H M. Hum, Asisten Administrasi Umum yang juga Plt Sekretaris Dinas Kesehatan, Urbanus Rohi SKM, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan merangkap Plt. Asisten 1, para camat dan para kepala desa se- Kabupaten Sabu Raijua.

Sekda Sabu Raijua, Septenius M Bule Logo sebagai Ketua Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Sabu Raijua dalam sambutannya mengatakan, tidak ada salahnya dilakukan pertemuan karena ada hal-hal baru yang perlu disepakati bersama - sama pada hari -hari ke depan sehingga target 80% warga Sabu Raijua bisa tervaksin.

Dan, tidak dapat dipungkiri bahwa semuanya berbasis data dan hal tersebut sudah dilakukan oleh para petugas yang mendata dan ada beberapa strategi untuk mencapai cakupan tersebut.

Plt. Sekertaris Dinas Kesehatan, Urbanus Rohi, SKM mengatakan, terkait perkembangan Covid-19 di Sabu Raijua pada bulan ini sudah mengalami penurunan, namun belum mencapai 0%. Saat ini secara keselurahan sejak 30 November sampai bulan ini 1.438 dengan kasus aktif 7 orang atau 0,5% dengan angka kesembuhan 1.409 orang atau 98% dengan jumlah kematian 1,5% atau 22 orang.

Lanjutnya, angka kematian di Sabu Raijua merupakan angka terendah mengingat secara nasional angka kematian di Sabu Raijua 3% demikian juga dengan angka kesembuhan 98%.

"Kita bersyukur kepada Tuhan walaupun di dalam keterbatasan kita, tapi jumlah yang sembuh cukup banyak," katanya.

Dia mengatakan, perkembangan vaksinasi Covid-19 di Sabu Raijua masih sangat rendah, dimana dosis satu yang baru tervaksin 28.384 orang atau 44,8% dan dosis dua 18.982 orang.

"Secara keseluruhan jumlah total dosis yang telah kita vaksin 47.366 dosis, dengan rincian sumber daya manusia kesehatan capaiannya 121,4% dosis satu, sedangkan dosis dua 117,5%, untuk lansia 22,7% dosis satu dan 10,4% dosis dua, untuk pelayan publik 72,8% dosis satu , sedangkan dosis dua 63,2% dosis dua, masyarakat umum dan rentan 35,3% dosis satu dan 18% dosis dua, remaja 73,3 % dosis satu dan 50.8% dosis dua," kata Urbanus.

Dengan demikian, kata Urbanus, dapat dilihat bahwa yang belum mencapai target adalah lansia dan masyarakat umum sedangkan yang lainnya sudah di atas 70%, termasuk SDM kesehatan telah mencapai 100 lebih %.

Dalam rapat tersebut , para camat dan kepala desa mengemukakan masalah dan kendala pelaksanaan Covid-19 yang dihadapi di lapangan kepada Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus N Rihi Heke, M.Si.

Menurut para camata dan kepala desa, masalah yang dihadapi di setiap kecamatan adalah sama yaitu banyak orang tua/masyarakat yang melarang anaknya untuk divaksin dan banyak juga yang beralasan sakit.

Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus N Rihi Heke, M.Si bersama semua peserta rapat menyepakati untuk selama tujuh hari yaitu mulai tanggal 10 sampai 17 Desember 2021 dilakukan vaksinasi Covid-19 secara serentak di seluruh Kecamatan Sabu Raijua dengan menentukan titik- titik terdekat dengan pemukiman masyarakat.

Bupati Nikodemus yang dihubungi, Jumat (10/12/2021), mengatakan, pihaknya sepakat melakukan vaksinasi serentak ke semua kecamatan mulai hari ini. Tujuannya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima vaksin dengan target sehari 200 dosis.(*)


Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved