Selasa, 7 April 2026

Berita Manggarai

Menparekraf Kunjungi Wae Rebo, Ini Harapan Bupati Hery

Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit, SE., MA mengatakan, kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) RI

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bupati Manggarai saat dampingi Menteri Parekraf di Wae Rebo. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Bupati Manggarai Herybertus G L Nabit, SE., MA mengatakan, kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno ke Desa Wisata Wae Rebo dalam rangka penilaian dalam ajang desa wisata yang akan mewakili Indonesia untuk ajang desa wisata internasional.

"Intinya Pak Menteri mengharapkan supaya kita tetap menjaga keaslian lingkungan alam dari kawasan Wae Rebo ini. Supaya bisa menjadi titik kunjungan dari wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,"kata Bupati Hery dalam rilis yang diberikan Kabag Prokopim Setda Manggarai, Lody Moa kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 7 Desember 2021.

Menurut Bupati Hery, pihaknya berada di jalur yang tepat, karena mengembangkan wisata budaya. Apalagi, dalam kondisi pandemi Covid-19, wisata yang ideal untuk dikembangkan adalah jenis wisata yang mengedepankan lingkungan, alam yang asri, dan budaya, seperti Wae Rebo.

"Karena kita tidak mengumpulkan masa terlalu banyak, artinya kita tidak mengarah lagi pada mass-tourism atau pariwisata berciri masal tapi kita mau wisatawan yang datang adalah wisatawan dalam jumlah atau kelompok kecil, untuk menjamin kelestarian lingkungan terutama dalam situasi pandemi Covid-19,"katanya.

Kunjungan Menparekraf juga, kata Bupati Hery, adalah untuk melihat tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam mewujudkan Wae Rebo sebagai desa wisata terbaik di dunia. Supaya pemerintah pusat bisa mencarikan solusi.

"Seperti yang kita tahu tadi Pak Menteri sudah menawarkan pendampingan bagi desa wisata Wae Rebo. Pendampingan itu untuk memenuhi supaya pelayanan kita di Wae Rebo ini memenuhi standar-standar yang ditetapkan atau diinginkan wisatawan, baik domestik maupun internasional. Kita sebagai Pemerintah Manggarai, tentu sangat berterima kasih dengan tawaran-tawaran seperti itu," katanya.

Kepada Menteri Sandiaga Uno, Bupati Hery Nabit juga mengusulkan pengembangan Kawasan wisata Wae Rebo. Bahwa bukan hanya mengembangkan spot Wae Rebo, tapi kawasan Wae Rebo yang terdiri dari 6 Desa di sekitar termasuk Desa Satar Lenda, seperti Desa Borik, Satar Luwuk, Latar Luju, Ceka Luju, Wongka dan Nuca Molas.

"Kita mau, ada Wae Rebo di titik tengahnya, desa-desa sekitar akan menunjang pengembangan pariwisata Wae Rebo. Di situ kita akan bicara Infrastruktur, kekhasan masing-masing desa, atau apa yang bisa diproduksi oleh masing-masing desa,"ungkapnya.

Bupati Hery juga mengucapkan terima kasih kepada Menparekraf atas kepedulian dalam pengembangan wisata Wae Rebo. Ia juga berharap agar cita-cita Wae Rebo menjadi desa wisata terbaik di dunia bisa terwujud.

"Terima kasih, Mas Menteri. Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai dan masyarakat Manggarai seluruhnya, kami mengucapkan limpah terima kasih atas kunjungan, untuk kesempatan berbagi dengan Mas Menteri dan teman-teman, dari kami tidak ada kata lain selain terima kasih. Dan kami menantikan pendampingan, supaya apapun yang menjadi cita-cita bisa terwujud,"ungkapnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno melakukan kunjungan ke Wisata adat Wae Rebo, Desa Satar Lenda, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Flores, Provinsi NTT, pada tanggal 2-3 Desember 2021. Kunjungan itu dalam rangka Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2021.

Anugerah Desa Wisata Indonesia merupakan ajang pemberian penghargaan kepada 50 desa wisata yang memiliki prestasi berdasarkan kriteria penilaian dari Kemenparekraf. Ajang ini bertujuan untuk mendorong desa-desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia yang berdaya saing tinggi. Wae Rebo menjadi desa terakhir yang dikunjungi Menteri Parekraf.

Menteri Sandiaga bersama rombongan tiba di Wae Rebo pukul 17.00 Wita, ia disambut dengan ritus adat Manggarai 'Tuak Curu'. Ia didampingi Stafsus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso, Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan, Indra Ni Tua, Dirut BPOLBF, Shana Fatina, Praktisi Parekraf, Hari Sungkari, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Dr Zeth Libing.

Kedatangan Sandiaga Uno bersama rombongan diterima langsung oleh Bupati Manggarai Herybertus, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Matias Masir, S.Pd, Pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Kepala Desa, Tokoh Adat, serta Tokoh Masyarakat Kampung Adat Wae Rebo.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved