Minggu, 3 Mei 2026

Berita Nagekeo

Beras Mbay, Masa Depan Nagekeo Lumbung Padi NTT

Bupati Nagekeo, Johannes Don Bosco Do mengatakan tahun 2019 lalu, dirinya diinformasikan oleh tim dari IPB dan Balai Pertanian Kupang

Tayang:
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Don menyerahkan bibit padi kepada salah seorang petani. 

Menjawab tantangan yang disampaikan Bupati Nagekeo, PT. Pandawa Agri Indonesia mengembangkan teknologi PPAI yang diharapkan mampu mengurangi penggunaan pestisida dan meningkatkan produktivitas sawah. Sehingga petani bisa menghasilkan padi yang lebih sehat dan lebih banyak tanpa mengurangi produktivitas dan kesuburan tanah.

Teknologi PPAI ini dimulai dengan penggunaan benih bersertifikat. Yaitu, benih padi yang sudah teruji oleh lembaga sertifikasi untuk menjamin kualitas sehingga pertumbuhan tanaman menjadi seragam dan potensi hasil panen lebih baik. Selanjutnya adalah penggunaan pupuk mikro lengkap sebagai pemenuhan unsur hara mikro.

Kemudian penggunaan dekomposer Jerami yang merupakan pemberian bakteri yang dapat mengurai jerami menjadi pupuk organik. Dekomposer ini juga efektif sebagai pengendali penyakit kresek dan blas pada padi. Selanjutnya adalah pengenalan mikoriza kepada petani. Mikoriza merupakan jamur yang dapat meningkatkan kemampuan akar untuk menyerap unsur hara dan air serta menambah daya tahan padi.

Selanjutnya, penggunaan pupuk silika untuk membantu meningkatkan kualitas pertumbuhan padi dan hasil panen dengan memperkuat batang tanaman, mencegah rontok, dan melindungi padi dari cuaca ekstrim. Terakhir adalah pengenalan penggunaan reduktan WS dan reduktan PS yang merupakan campuran zak aktif yang mampu mengurangi penggunaan dosis herbisida dan insektisida.

Dari perjalanan implementasi Teknologi PPI tersebut, Petani Mbay, Pemerintah Kabupaten Nagekeo dan PT. Pandawa Agri Indonesia telah berhasil melahirkan produk beras dengan branding Natural Rice Beras Mbay yang harapannya menjadi kebanggaan masyarakat Nagekeo.

"Tidak terasa kegiatan pendampingan sudah memasuki panen perdana. Petani-petani yang mengikuti dengan baik arahan dari kegiatan pendampingan ini mendapatkan hasil panen yang sangat baik di musim tanam yang bisa dibilang tidak begitu bagus kondisi iklim dan cuacanya. Dengan begitu, untuk merayakan panen perdana kegiatan pendampingan ini yang berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Nagekeo akan melakukan kegiatan Launching Beras Mbay yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2021, bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Nagekeo. Dan tanggal 8 Desember juga akan kirim perdana ke Ende 2 ton dan di minimarket Kota Mbay 1 ton. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, animo-animo petani Mbay dapat muncul untuk mengikuti kegiatan pendampingan ini secara holistik," pungkasnya dalam video tentang perjalan sukses beras Mbay. (Tulisan ini merupakan Kerjasama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nagekeo dengan Pos Kupang)

Baca Berita Nagekeo Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved