Rabu, 20 Mei 2026

Berita Sikka

Sikka Jadi Kebun Percontohan, Yance : Petani Muda Habis Tanam Seflie di Kebun Tomat

Kabupaten Sikka harus terus didorong menjadi kabupaten percontohan untuk pengembangan hortikultura di lahan kering menggunakan sistem irigasi tetes.

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
KEBUN-Kebun percontohan hortikultura di Kabupaten Sikka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Kabupaten Sikka harus terus didorong menjadi kabupaten percontohan untuk pengembangan hortikultura di lahan kering menggunakan sistem irigasi tetes.

Yang mana saat ini, pengembangan itu sudah dimulai dan digerakkan dengan adanya kebun percontohan  memanfaatkan lahan di Kantor Bupati Sikka yang diprakrasai Yance Maring.

Yance melibatkan anak muda di Sikka menjadi petani milenial dalam Kelompok Tani Moeda Sikka mulai menanam hortikultura. Dengan demikian ke depan Sikka akan menjadi tempat pembelajaran bagi petani muda di bidang pertanian.

Jika ada anak muda dari kabupaten lain di NTT yang mau belajar maka bisa datang ke Sikka. Selain itu, lahan yang digarap harus menjadi kebun percontohan di Indonesia Timur.

Baca juga: Bos Persib Bandung Setuju Saat Piala AFF Bergulir, Liga 1 Dihentikan Sementara, Ini Komentarnya

Yance Maring, selaku Ketua Kelompok Moeda Sikka dalam sambutannya saat penandatanganan MoU dan penanaman hortikultura yang melibatkan beberapa kementerian dan 17 mitra di Kantor Bupati Sikka, Kamis, 2 Desember 2021 pagi mengatakan, program yang dirintis ini diharapkan adalah pertama di Indonesia Timur.

Acara MoU dalam rangka pengembangan hortikultura ini dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Yuli Sri Wilanti Wabup Sikka, Romanus Woga, Samsul Widodo, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga serta Direktur Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho.

Penandatanganan MoU dan penanaman hortikultura ini melibatkan 17 mitra pemerintah dan swasta.Jalannya pelaksanaan MoU dan penanaman diawali silaturahmi Asisten Deputi bersama Wabup Sikka.

“Kami sebagai anak muda kami sangat berbangga karena di Indonesia Timur ini cukup luas tetapi Kami diberi kesempatan untuk menjalankan program closed Loop Agribisnis dan perjalanan ini cukup panjang.

Untuk melibatkan anak-anak muda itu tidak mudah apalagi untuk mengajak teman-teman muda menjadi petani karena hari ini pemuda itu menganggap kalau pertanian itu adalah pekerjaan yang merupakan pekerjaan yang pekerja kasar dan orang tidak tertarik untuk menjadi petani.

Tetapi sekarang mereka menanam meskipun tomat satu pohon tapi malah selfie-selfie. Saya petani muda berharap  anak-anak muda yang di depan mereka lebih tertarik menjadi petani karena kita akan mengalami satu Krisis petani di Indonesia apabila dalam 10 sampai 15 tahun ke depan teman-teman muda ini mereka tidak mau terjun di dunia pertanian maka itu akan terjadi krisis pertanian di Indonesia,” ujar Yance.

Samsul Widodo, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian PDTT RI dalam arahannya mengatakan, Kabupaten Sikka harus didorong menjadi tempat pembelajaran kebun percontohan lahan kering di NTT.

Maka itu, anak muda di NTT yang mau menjadi petani harus datang belajar di Sikka.

“Jadi kalau kita di Jawa Kita bisa belajar banyak hal di Banyuwangi tapi itu butuh sekitar 7 tahun untuk memproses itu politik lokalnya. Tadi malam saya laporkan ke Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati Sikka bagaimana jika ingin jadi Kabupaten Sikka kabupaten juara.

Jadi kalau kita bicara mengenai petani muda hortikultura kabupaten lain datang ke Sikka.  Hari ini saya kelima kali selama pandemi mengunjungi NTT keliling terus termasuk saya yang memulai menemukan Nando Kepala Desa Detusoko Barat.Saya itu pingen obsesi pribadi saya ingin mencari Sikka jadi kabupaten juara. Kalau kita bicara di NTT di mana kita bisa belajar banyak dari satu kabupaten saja.  Maka itu, kami sangat berharap Kabupaten Sikka bisa merespon apa yang kami inginkan,” papar Syamsul.(ris)

Berita Sikka Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved