Breaking News:

Berita Kupang

Politeknik Negeri Kupang Serahkan Bantuan Rumah Kreatif Sasando di Oebelo

Kampus Politeknik Negeri Kupang menyerahkan bantuan satu unit rumah sasando kepada pengrajin alat musik tradisional NTT di Desa Oebelo

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Pose bersama 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Kampus Politeknik Negeri Kupang menyerahkan bantuan satu unit rumah sasando kepada pengrajin alat musik tradisional NTT di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, Senin 29 November 2021 kemarin.

Penyerahan dilakukan oleh pejabat yang mewakili Politeknik Negeri Kupang, Prof. Dr Adrianus Amheka, S.T., M.Eng selaku Kepala Pusat Penelitian & Pengabdian kepada masyarakat Politeknik Negeri Kupang.

Pemilik rumah kreatif Sasando Djitron Pah, usai menerima bantuan itu mengatakan, sejak pertama kali dirintis tahun 80-an, rumah kreatif sasando ini belum tersentuh bantuan secara nyata.

Selama perjalanan itu pula, rumah kreatif sasando itu dijalankan secara mandiri oleh keluarganya. Akibatnya, pihaknya tidak bisa memberi upah yang lebih dan karyawan yang diperkerjakan juga berstatus karyawan lepas.
"jadi sistem kerja bersifat keluarga tapi kalau ada pesanan banyak ajak yang kerja," sebutnya.

Dia mengaku usaha itu memang berskala rumahan tetapi mampu memenuhi permintaan secara besar. Sampai saat ini, setidaknya ada ribuan produk yang telah dihasilkan dari rumah kreatif sasando itu.
Beberapa kali, kata dia, memang dilakukan kerja sama dengan pihak lain, namun hal itu justru dirasa tidak memberi dampak yang berarti bagi kemajuan usaha itu.

Akhirnya, rumah kreatif sasando itu pun memilih jalur mandiri tanpa ada lagi bantuan pihak ketiga, terutama dalam permodalan. Karena memiliki potensi sebagai salah satu tempat wisata, usaha itu pun memberanikan diri untuk terjun berusaha secara swadaya dan menahan diri terhadap orientasi bisnis.

Melalui bantuan yang ada ini, menurut dia, sebenarnya komunikasi antara Politeknik Negeri Kupang dan pihaknya sudah berjalan sejak tiga tahun lalu. Bantuan itu kemudian menjadi semangat dan pemicu bagi rumah kreatif sasando itu untuk terus kokoh dan maju melestarikan alat musik ini.

"Harapan kedepan pasti lebih bagus dan lebih banyak melayani konsumen," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kupang, Ardi Abineno, mengatakan, ini juga merupakan bagian dari kontribusi pemerintah. Segala potensi yang dimiliki oleh anak bangsa, menurut dia harus diberi perhatian.

Di Kabupaten Kupang, ragam penduduk yang diwilayah setempat merupakan kekayaan milik bersama patut dijaga. Dia menyampaikan permohonan maaf sebab dinas terkait tidak bisa berbuat lebih banyak atas proses pembangunan dan keberlangsungan usaha itu karena keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19.

Selaku kepala Dinas, Ardi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Politeknik Negeri Kupang yang telah membantu usaha karya masyarakat di Kabupaten Kupang.

"Politeknik Negeri Kupang sudah membantu karya anak kita, karena itu tidak yang dapat kami sampaikan selain terima kasih banyak. Kita tidak bisa bangun sendiri, harus dengan perguruan tinggi dan pemangku kepentingan lainnya," kata Ardi.

Dia mengaku Pemerintah Kabupaten Kupang juga berkomitmen terus menjaga dsn memajukan usaha tradisional. Keterlibatan semua, baginya merupakan hal yang sangat penting dilakukan guna kemajuan usaha yang ada. (*)

Baca Berita Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved