Breaking News:

Berita TTU

Pesan Wakil Bupati TTU Saat Pimpin Upacara HUT ke-76 PGRI

Pesan Wakil Bupati TTU Drs. Eusabius Binsasi saat memimpin langsung upacara apel bendera dalam rangka memperingati HUT ke-76 PGRI

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Humas Pemda TTU
Pose Wabup TTU, dan Forkopimda Kabupaten TTU melepas balon perayaan HUT PGRI, Kamis, 25/11/2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Pesan Wakil Bupati TTU Drs. Eusabius Binsasi saat memimpin langsung upacara apel bendera dalam rangka memperingati HUT ke-76 PGRI tingkat Kabupaten TTU di lapangan upacara Kantor Bupati TTU.

Turut ambil bagian dalam Upacara bendera yang berlangsung pada, Kamis, tanggal 25 November 2021 ini, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S. Sos, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S. I. K atau yang mewakili, para pimpinan OPD serta para guru di Kabupaten TTU.

Pada kesempatan itu dalam sambutan tertulis Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyadi M.Pd yang dibacakan oleh Wakil Bupati Timor Tengah, Drs. Eusabius Binsasi mengatakan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai organisasi profesi, merupakan wadah kekuatan moral intelektual para guru, pendidik dan tenaga kependidikan.

Dalam perjuangannya, PGRI lebih mengedepankan sikap terbuka atau inklusif, memegang teguh etika saling menghormati dalam spirit organisasi yang mandiri, unitaristik dan non-partisan.

PGRI, lanjut Eusabius, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah yang memprioritaskan pemberian vaksin bagi para guru, pendidik, tenaga pendidik siswa dan mahasiswa, dan kini telah mulai pemberian vaksin bagi anak didik di bawah usia 12 tahun.

"Prioritas pemberian vaksin di lingkungan pendidikan merupakan wujud perhatian dan komitmen pemerintah dan pemerintah daerah tentang pentingnya sektor pendidikan," ujarnya.

Proses pembelajaran di masa yang akan datang tidak akan kembali seperti semula sebelum Covid-19. Peran teknologi dan inovasi dalam pendekatan pembelajaran sangat penting. Satu hal yang menjadi pembelajaran penting adalah peran guru tidak digantikan oleh teknologi.

Ia menambahkan, Guru adalah suri tauladan, kawan belajar dan pemberi semangat ulung agar bara api anak didik tetap menyala untuk terus belajar meraih mimpi. Guru dituntut untuk menjadi pembelajar sejati sehingga kehadiran guru tetap relevan sepanjang waktu.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyadi dalam sambutan yang dibacakan Wak Bupati TTU mengharapkan kepada seluruh badan pengurus PGRI di berbagai tingkat agar jadikan PGRI sebagai rumah belajar dan rumah yang nyaman bagi seluruh anggota.

Pasalnya, PGRI sebagai mitra strategis pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam memajukan pendidikan dan menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan dengan arif dan bijaksana sehingga tercapai sinergi yang optimal untuk mencapai pendidikan nasional bermutu untuk Indonesia unggul. (*)

Baca Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved