Breaking News:

Berita TTU

Kader GMNI Cabang Kefamenanu Diduga Dianiaya Sejumlah Preman

Kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) Cabang Kefamenanu diduga dianiaya preman di Kilometer Lima jurusan Kupang, Kelurahan Maubeli

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Korban saat mendapatkan perawatan di rumah sakit, Minggu, 21/11/2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) Cabang Kefamenanu diduga dianiaya preman di Kilometer Lima jurusan Kupang, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU.

Akibat penganiayaan tersebut korban atas nama, Rikardus Usfinit sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kepada POS-KUPANG.COM, Kamis, 25/11/2021, Ketua GMNI Cabang Kefamenanu, Francis C. Ratrigis mengisahkan, pada Minggu, 21/11/2021 pasca  melaksanakan kegiatan PPAB, seluruh kader GMNI bergerak kembali ke Sekretariat Wisma Marhaen yang terletak di KM 5 Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu untuk kemudian kembali ke rumah masing-masing.

Setibanya di depan gang yang berlokasi tidak jauh dari Sekretariat Wisma Marhaen, sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 20 orang menghadang dan menyerang kader GMNI yang sedang berada di atas kendaraan roda empat dan roda dua 

Diduga preman tersebut bersenjatakan batu, kayu dan Double stick di tangan secara membabi buta menyerang para kader GMNI. Para preman tersebut kemudian mengeroyok  ketua Panitia PPAB GMNI Cabang Kefamenanu, Rikardus Usfinit.

Melihat serangan yang membabi buta tersebut sejumlah kader terpaksa melompat dari mobil yang ditumpangi dan menyelamatkan diri.

Francis mengakui bahwa, pasca melaporkan kasus penganiayaan tersebut pihaknya langsung dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Polres TTU.

Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Setelah menerima laporan tersebut pihaknya langsung melakukan visum terhadap pelapor dan memeriksa beberapa saksi.

Menurutnya, kader GMNI tersebut dianiaya oleh seseorang yang diketahui bernama Yos Naben dan kawan-kawan saat pulang dari kegiatan PPAB.

"Saat mau tiba di lokasi, pelapor langsung dikeroyok oleh terlapor dan kawan-kawan," ujarnya.

Hingga saat ini Polres Timor Tengah Utara belum mengetahui secara jelas motif dari pengeroyokan terhadap kader GMNI Cabang Kefamenanu tersebut. (*)

Baca Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved