Breaking News:

Berita Sumba Barat

Bupati Yohanis Dade Berpesan Guru Ajarkan  Anak-Anak Sopan Santun Bermedia Sosial

Bupati Sumba Barat Yohanis Dade Berpesan Guru Ajarkan  Anak-Anak Sopan Santun Menggunakan Media Sosial

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H memimpin apel memperingati HUT PGRI dan hari guru nasional di halaman kantor bupati Sumba Barat, Kamis 25 Nopember 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK---Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H mengatakan di era keterbukaan seperti sekarang berbagai informasi dunia sulit dihambat melalui media sosal. Perkembangan media sosial sangat pesat. Dunia sudah semakin terbuka.

Karena itu menjadi tanggungjawab bersama para guru dan seluruh masyarakat Sumba Barat mengisi  anak-anak dengan pribadi dan karakter nilai-nilai indonesia.

Bupati Sumba Barat Yahanis Dade, S.H mengatakan hal itu dalam sambutannya saat memimpin apel peringatan HUT PGRI dan Hari Guru nasional di halaman kantor bupati Sumba Barat, Senin 25 Nopember 2021.

Menurutnya, para guru memiliki peran sentral terutama bagi anak-anak yang masuk sekolah ke SMP, SMA/SMK untuk memberitahukan tentang etika berinternet dan sopan santun dalam menyampaikan sesuatu di media sosial. Ini penting agar anak-anak  bermedia sosial yang santun dengan tata nilai etika yang baik dan mengajak anak-anak berbuat hal-hal yang positif. Karena itulah nilai-nilai keIndonesiaan kita.

Dalam kesempatan itu Bupati Sumba  Barat, Yohanis Dade, S.H juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh guru, pendidik, tenaga kependidikan dan utamanya guru honorer yang selama ini tiada kenal lelah mengisi kekosongan formasi guru dengan mengajar sepenuh hati di sekolah.

Kiranya dengan semangat kebersamaan, kita mampu untuk menumbuhkembangkan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki untuk keberhasilan pelaksanaan tugas pembangunan di daerah yang kita cintai ini.nS

Ia menambahkan bahwa masa tahun ke dua pandemi Covid-19, pembelajaran tatap muka secara terbatas (PTMT) telah kembali dilaksanakan di berbagai daerah, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

Hampir dua tahun terakhir, bapak dan ibu guru terus berjuang dengan penuh hati memberikan pendidikan kepada anak-anak di tengah tantangan pandemi Covid-19. Guru-guru ditantang untuk memanfaatkan teknologi membuat pembelajaran daring harus menarik bagi semua murid.

Sementara di daerah yang sulit akses internet, banyak guru yang menantang risiko dengan mengajar dari rumah ke rumah. Karenanya  keselamatan,  kesehatan anak didik, pendidik dan tenaga kependidikan mesti menjadi prioritas utama. Pemerintah telah memprioritaskan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Ia berharap para guru dapat mendukung upaya percepatan vaksinasi ini sehingga anak-anak dapat segera kembali ke sekolah untuk belajar dengan aman, nyaman, dan jauh lebih optimal.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Yohanis berharap para guru terus mengajar dan menanamkan
nilai-nilai karakter bangsa Indonesia kepada anak-anak didik. Nilai-nilai karekter bangsa indonesia adalah nilai etika, kejujuran,  kedisiplinan, optimisme dan  kerja keras, etika berbicara, etika menghormati guru, etika menghormati orang tua, etika menghormati seniornya. Karena ini adalah nilai-nilai Indonesia. (*)

Baca Berita Sumba Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved