Breaking News:

Berita Flores Timur

Pemda Flotim Mengaku Dilema Tentukan Nasib Tenaga Kontrak Daerah

Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur ( Pemda Flotim), NTT mengaku dilematis menentukan nasib tenaga kerja

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, AMAR Ola Keda

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA- Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur ( Pemda Flotim), NTT mengaku dilematis menentukan nasib tenaga kerja yang masuk dalam tenaga kontrak daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli terkait evaluasi tenaga kontrak yang selama ini menyedot APBD Rp 55 miliar pertahun.

"Bagaikan buah simalakama. Ini masalah kita. Mau naikan upah mereka, APBD jebol, mau rumahkan terjadi pengangguran," ujarnya kepada wartawan, Senin 23 November 2021.

Menurut dia, sesuai penyampaian bupati Flotim, di tahun 2022 upah seluruh tenaga kontrak dibiayai Rp.800 ribu perbulan. Hal itu, menurut dia, untuk menyelamatkan beban APBD yang mengalami defisit Rp 1 miliar untuk membiayai gaji tenaga kontrak.

"Tahun depan sudah diputuskan bupati untuk APBD 2022 rata rata, upah tenaga kontrak Rp800 ribu. PAD kita tahun 2020, Rp.55 miliar, untuk biaya tenaga kontrak Rp 56 miliar. Kita defisit Rp 1 miliar," katanya.

Untuk mengatasi persoalan tenaga kontrak, Pemda Flotim harus melakukan win-win solution.

"Dilematis, mau kasih naik beban APBD tinggi, disisi lain kebutuhan daerah seperti infrastruktur, pendidikan kesehatan juga butuh uang. Mau dirumahkan akan terjadi pengangguran, harus dilakukan win-win solution," ungkapnya.

Menurut dia, rencana penurunan gaji tenaga kontrak itu disesuaikan dengan beban kerja. Penurunan upah, kata dia, harus berbanding lurus dengan beban kerja tenaga kontrak.

"Jika diturunkan maka harus disesuaikan dengan beban kerja, supaya adil. Jangan melihat penurunan itu sebagai bentuk penyiksaan, toh beban kerjanya juga dturunkan. Sebenarnya itu adil. Pilihan terbaik, turunkan upah mereka sementara waktu, sambil tunggu pemulihan APBD," tutupnya. (*)

Baca Berita Flores Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved