Rabu, 20 Mei 2026

Berita Sikka

4 Kepala Keluarga Korban Puting Beliung di Masabewa, Kecamatan Paga - Sikka Terima Bantuan

Empat kepala keluarga (KK) yang menjadi korban angin puting beliung di Dusun Pama, Desa Masabewa, Kecamatan  Paga, Kabupaten Sikka telah menerima bant

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
BANTUAN-Bantuan Pemkab Sikka kepada korban bencana di Desa Masabewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka pohon tumbang lalu merusak rumah warga. 

4 Kepala Keluarga Korban Puting Beliung di Masabewa Terima Bantuan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Empat kepala keluarga (KK) yang menjadi korban angin puting beliung di Dusun Pama, Desa Masabewa, Kecamatan  Paga, Kabupaten Sikka telah menerima bantuan logistic kebutuhan  pokok.

Bantuan kepada empat korban bencana ini diberikan Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Senin, 22 November 2021 siang.

Bantuan kepada korban ini bencana angin puting beliung yang menimpa 4 Rumah di Dusun Pama, Desa Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Sikka  kepada para korban yang terdampak bencana.

Yang mana bantuan itu diantar dan diserahkan langsung Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Philipus Lusi.

Baca juga: SMPK Frater Maumere Cari Bakat Siswa di Ajang Pentas Seni 2021

Lusi saat penyerahan menjelaskan,sesuai laporan dari Kades Masabewa  ada 4 unit rumah desanya yang tertimpa pohon karena  angin kencang pada tanggal 18 November 2021.

“Angin puting beliung itu terjadi di Dusun Pama, Desa Masebewa dan ada 4 KK dan 17 jiwa yang mengalami penderitaan. Bantuan yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten  Sikka ini bersifat emergency,” ujar Lusi.

Ia pun merincikan bantuan kepada para korban berupa makanan anak-anak, perlengkapan dapur, selimut,terpal dan beras.

“Penyerahan bantuan itu disaksikan Sekertaris Desa Masabewa dan warga yang terkena dampak. Kami berharap semoga bantuan ini dapat meringankan beban penderitaan yang dialami para keluarga,” paparnya.

Ia pun mengimbau kepada semua warga mari tetap waspada dengan bencana dan jika ada bencana segera lapor ke desa, kecamatan dan kabupaten sehingga ada perhatian dan penanganan,

Sebelumnya, BPBD Sikka kini mengerahkan semua stafnya terjun ke semua lokasi bencana dalam rangka identitikasi dan pendataan kerusakkan pasca bencana banjir yang melanda beberapa wilayah.

Sampai saat ini, pendataan kerusakkan bencana di beberapa wilayah sudah masuk ke BPBD Sikka. Data yang masuk dari Kecamatan Alok Timur ada 118 rumah dan kecamatan lainnya dalam pendataan.

Jika semua data sudah masuk maka BPBD Sikka akan melakukan perekapan dalam rangka memberikan perhatian kepada para korban.

“Informasi yang masuk bencana banjir juga melanda Kecamatan Alok, Alok Barat, Tanawawo dan  Paga. Kita masuk terjun tim ke sana. Semua harus didata. Namun alangkah baiknya kalau ada data dari desa dan camat sehingga memudah kami melakukan langkah penanganan,” ujar Kalak BPBD Sikka, Daeng Bakir kepada wartawan di Kantor BPBD Sikka, Senin, 22 November 2021 siang.

Data sementara, paparnya, di Kecamatan Alok Timur ada 118 rumah, di Alok ada tiga rumah dan di Paga ada empat rumah.

“Tapi untuk memastikan kami harus terjun tim ke semua lokasi. Di Desa Masabewa memang ada laporan empat rumah tertimpah pohon besar akibat angin kencang dan hujan,” papar Daeng.(ris)

Berita Sikka Lainnya :
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved