Berita Sumba Timur
Lantik Pengurus DPC Forkoma Manggarai Timur, Alo Min : Kita Ada Dimana Mana Tapi Tidak Kemana Mana
Lantik Pengurus DPC Forkoma Manggarai Timur, Alo Min : Kita Ada Dimana Mana Tapi Tidak Kemana Mana
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Ketua DPD Forum Komunikasi Alumni PMKRI ( Forkoma) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), Aloysius Min menegaskan, kader Katolik yang lahir dari rahim Forkoma harus dapat menjadi garam dan terang dimana saja tempat dia berkarya.
Sebagai rumah bersama, Forkoma harus mengayomi seluruh alumni yang tersebar dan berkarya di seluruh penjuru NTT maupun tanah air.
Hal tersebut disampaikan Aloysius Min saat melantik Ketua Umum dan Badan Pengurus Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Manggarai Timur di Borong, Sabtu, 20 November 2021.
"Forkoma PMKRI adalah rumah bersama semua alumni PMKRI. Rumah bersama yang mengayomi seluruh alumni. Dan dari rumah bersama ini alumni akan diutus ke berbagai tempat. Sehingga kita ada di mana-mana tetapi tidak ke mana-mana," tegas Alo Min, sapaan akrab Aloysius sebagaimana rilis yang diterima POS-KUPANG.COM.
Alo Min juga meminta kepada pengurus Forkoma yang tersebar di Provinsi NTT untuk terus memegang teguh tiga nilai luhur yang menjadi semboyan organisasi.
"Kristianitas, Intelektualitas dan Fraternitas harus senantiasa menjiwai gerak langkah Forkoma PMKRI di manapun berada terutama dalam masa-masa sulit seperti sekarang ini," ujar Alo Min.
Dalam konteks tersebut, lanjutnya, Forkoma PMKRI diharapkan menjadi tulang punggung bagi terwujudnya bela rasa di daerahnya masing-masing tanpa memandang latar belakang masyarakat yang dilayani.
Sementara itu, Anggota DPD RI Angelius Wake Kako juga mengingatkan agar Forkoma dapat ikut ambil bagian dan mendukung pariwisata NTT khususnya Labuan Bajo yang ditetapkan pemerintah sebagai satu dari empat kawasan pariwisata super-prioritas Indonesia.
Forkoma, ditantang untuk mengambil peran dalam mendukung pariwisata tersebut baik dalam penyediaan produk maupun terlibat dalam ekonomi kreatif yang dapat mendukung UMKM.
Mantan Ketua PP PMKRI itu juga menyebut perbedaan latar belakang seluruh kader menjadi kekuatan untuk membangun NTT dalam semangat 3 benang merah PMKRI yaitu intelektualitas, kristianitas dan fraternitas.
Forkoma diharapkan menjadi rumah yang mampu mengkritisi sekaligus memberi solusi dalam persoalan persoalan sosial masyarakat dan pembangunan di daerah NTT.
Ketua Forkoma PMKRI Manggarai Timur, Yustinus Rani menyebut Forkoma PMKRI merupakan rumah bersama. Pasalnya, keanggotaan Forkoma PMKRI yang tersebar di sebelas kecamatan di Manggarai Timur terdiri dari berbagai latar belakang.
"Dengan latar belakang yang berbeda inipun kita dihimpun dalam semangat 3 benang merah PMKRI yaitu intelektualitas, kristianitas, dan fraternitas. Oleh karenanya Forkoma harus menjadi rumah yang mampu mengkritisi yang disertakan dengan solusi yang solutif dalam membangun daerah ini," ujar Yustinus Rani.
Proses pelantikan pengurus Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Manggarai Timur diawali dengan misa yang dipimpin oleh Romo Vikep Borong, RD. Simon Nama, Pr.
Hadir dalam acara tersebut pengurus Forkoma PMKRI Ngada, Forkoma PMKRI Nagekeo, Forkoma PMKRI Manggarai, Forkoma PMKRI Manggarai Barat dan DPC PMKRI Ruteng. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lantik-pengurus-dpc-forkoma-manggarai-timur-alo-min-kita-ada-dimana-mana-tapi-tidak-kemana-mana.jpg)