Rabu, 22 April 2026

Berita Flores Timur

Telusuri Penyebab Kematian Warga Riangkemie, Polres Flotim Akan Periksa PT PLN

Telusuri Penyebab Kematian Warga Riangkemie, Polres Flotim Akan Periksa PT PLN (Persero)

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Jenazah Maria Laju Molan saat tersengat aliran listrik di wilayah Riangkemie, Flores Timur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA- Polres Flores Timur berencana melakukan pemeriksaan terhadap pihak PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan ( ULP) Larantuka terkait kematian, Maria Laju Molan, warga Desa Riangkemie, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur (Flotim) yang tewas tersengat arus listrik dekat kebun miliknya, Jumat 12 November 2021.

"Kita akan panggil pihak PLN, untuk mendalami, apakah ada kelalaian atau tidak. Karena menurut pelapor (keluarga korban), korban maupun saksi, korban tersengat arus pada kawat penyangga tiang listrik," ujar Kapolres Flotim, AKBP I Gusti Putu Arsa kepada wartawan, Senin 15 November 2021.

Sebelumnya, salah satu keluarga korban, Ipi Daton mengatakan, kematian korban itu diakibatkan kelalaian pihak PLN yang mengabaikan pengaduan warga terkait adanya aliran listrik pada tiang listrik di wilayah tersebut.

Ia meminta PT PLN bertanggung jawab atas kematian korban.

"Kami sudah buat laporan polisi untuk diproses hukum," ujarnya.

Baca juga: Polres Flores Timur BKO 31 Personil Brimob Amankan Pilkades Serentak 

Ia menuturkan, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 2.30 WITA, saat korban bersama seorang cucunya menanam jagung di kebun. Tiba-tiba hujan deras mengguyur wilayah itu. Korban kemudian meminta cucunya untuk kembali ke rumah.

Setelah habis menanam, korban pun berniat menyusul cucunya kembali ke rumah. Nahasnya, saat melintasi, korban tiba-tiba tertarik arus ke tiang listrik. Korban pun berusaha melepaskan diri, namun ia malah terpental ke tiang penyangga listrik hingga menghembuskan nafas terakhirnya.

"Korban tewas dengan posisi berdiri dengan tangannya masih terjepit di tiang penyanggah tiang listrik," katanya.

Ia menambahkan, sebelum kejadian nahas kemarin, sudah ada kejadian sebelumnya di lokasi itu yang korbannya merupakan anak kandung korban. Untungnya, korban berhasil diselamatkan warga setempat.

"Setelah kejadian itu, warga sudah buat pengaduan ke pihak PLN, tapi diabaikan. Dan, kemarin terjadi lagi sampai korban meninggal dunia," tandasnya.

Ia meminta polisi segera mungkin mengambil langkah hukum sebagai akibat dari kelalaian yang telah dilakukan PT PLN Larantuka. (*)

Baca Berita Flores Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved