Kamis, 9 April 2026

Berita Malaka

Jembatan Alternatif Benenain di Malaka, NTT Kembali Dihantam Banjir

Jembatan alternatif Benenain di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT kembali miring dihantam banjir

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Arus kendaraan dari dan ke Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka di area DAS Benenai pada Jembatan alternatif berjalan normal, Minggu (13/11/2021) siang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Bangunan Jembatan alternatif Benenain di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT kembali miring dihantam banjir. Kejadian yang sama terjadi pada tanggal 24 Juni 2021.

Terpantau  arus kendaraan masih berjalan normal tetapi dengan pembatasan jenis kendaraan yang diperbolehkan melintas. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jajaran Satlantas Polres Malaka siaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan.

Pantauan Pos-Kupang di area Jembatan Benenai di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Minggu (13/11/2021) siang, arus kendaraan baik dari arah Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka ke arah barat khususnya Kecamatan Weliman, Wewiku, Rinhat, Malaka Barat dan ke Kupang ataupun sebaliknya tetap lancar.

Walaupun arus kendaraan melintas tetapi tetap diarahkan oleh anggota Satlantas Polres Malaka bersama pihak proyek Jembatan dalam hal ini PT WIKA.

Baca juga: PT WIKA Siap Selesaikan Kerusakan Jembatan Benenain di Malaka

Kasat Lantas Polres Malaka, IPDA Mater Klau terlihat turun langsung bersama anggota mengatur arus kendaraan agar tidak macet. Kendaraan yang diperbolehkan melintas sementara ini adalah kendaraan roda dua, roda empat jenis pikap, kijang, truk dengan berat dibawa 5 ton barang angkutan.

Kapolres Malaka, AKBP Junus Jacob Ledo, melalui Kasat Lantas, Mater Klau saat mengatur arus kendaraan meminta warga untuk berhati-hati saat melintasi jembatan alternatif Benenai.

Pasalnya, hujan deras disertai banjir kiriman dari wilayah Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan dan Belu pada Sabtu (12/11) sekira Pukul 23.00 Wita menghantam salah satu titik penyangga jembatan darurat yang dibuat dari bronjong.

Akibatnya, titik tumpukan bronjong terkikis banjir sehingga mengalami kemiringan. Untuk itu, jajaran Polres Malaka berkoordinasi dengan PT WIKA untuk mencari solusi apakah jalur ditutup atau tetap berjalan kendaraan-kendaraan.

"Arus kendaraan tetap berjalan seperti biasa baik dari Betun maupun ke beberapa kecamatan di bagian barat jembatan Benenai. Kita dari Satlantas terus memantau perkembangan dan warga diharapkan tetap berhati-hati saat melintas di jembatan alternatif," pinta Mater.

Untuk diingat, jembatan alternatif ini penggunaannya  diresmikan pemakaiannya oleh Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi  tanggal 9 Juni 2021 lalu. Sementara proyek pembuatan jembatan utama yang diterjang badai Seroja April 2021 lalu sejauh ini masih dalam tahap persiapan bahan-bahan. (*)

Baca Berita Malaka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved