Berita Lembata
Hujan Guyur Ile Ape Lembata, Jalan Penghubung Putus Akibat Banjir
kondisi banjir berangsur surut dan kendaraan bisa melati jalur penghubung antar desa Amakaka dan desa Lamawara Kecamatan Ile Ape.
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur di Kabupaten Lembata membuat beberapa ruas jalan penghubung antar desa tidak bisa dilewati bahkan terputus akibat banjir lahar yang berasal dari puncak gunung Ile Lewotolok.
Kejadian itu terjadi pada, Sabtu 13 November 2021 pagi hingga jelang siang hari. Banjir yang terjadi melintasi jalur bandang besar pada awal April 2021.
Salah seorang aparatur desa di Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Yosep Dore, kepada POS KUPANG.COM, membenarkan adanya kejadian itu. Ia mengaku banjir itu terjadi pada pagi hari.
Saat ini, menurut Yosep, kondisi banjir berangsur surut dan kendaraan bisa melati jalur penghubung antar desa Amakaka dan desa Lamawara Kecamatan Ile Ape.
Baca juga: Dosen di Jakarta Pulang Kampung Jadi Petani, Sukses Kembangkan Perkebunan Mangga Modern di Lembata
"Masih tapi udah kecil kendaraan sudah bisa lewat. Posisi sekarang aman dan masyarakat sudah bisa beraktifitas," katanya.
Ia menyebut banjir yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu terjadi kali, bekas banjir bandang yang letaknya tak jauh dari gereja di Stasi Lewotolok.
Selain banjir di desa Amakaka, banjir juga disebutkan memutus jalur penghubung di desa Napasabok Kecamatan Ile Ape ke Desa Lamagute, kecamatan Ile Ape Timur.
Banjir tersebut membuat kendaraan dan aktifitas warga antar desa terhambat dan tidak bisa berjalan lancar.
Akibat banjir bandang ini juga, ruas jalan penghubung di sekitar wilayah Kecamatan Ile Ape Timur diinformasikan mengalami putus dan tidak bisa dilalui.
Informasi yang diperoleh saat ini warga di kecamatan Ile Ape Timur sedang bergotong royong memperbaiki jalan penghubung itu agar bisa di lewati.
Baca juga: Nasdem Lembata Tetap Kawal Pemerintahan Paket Sunday: Harap Proses Mutasi Sesuai Regulasi
Diketahui, pascar banjir bandang awal April lalu, jembatan penghubung di sejumlah wilayah di Ile Ape dan Ile Ape Timur, belum juga diperbaiki. Hal ini menyulitkan warga beraktifitas ketika musim hujan, apalagi jika bertemu dengan banjir disaat yang bersamaan.
Camat Ile Ape, Simon Langoday, dalam pesannya menyampaikan agar warga agar terus waspada terhadap cuaca yang terus berubah-ubah.
"Sehubungan dengan tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini di wilayah Ile Ape khususnya di area puncak Ile Lewotolok dan hari ini ada banjir di perbatasan Napasabok - Lamagute maka di mohon untuk menghimbau kepada seluruh warga di masing-masing desa agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang sewaktu-waktu bisa berubah," kata Simon kepada para kepala desa (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/warga-sedang-gotong-royong-perbaiki-jalan-penghubung.jpg)