Berita Kupang Kota Kasih

Sekolah Swasta Turut Dongkrak Kualitas Pendidikan di Kota Kupang

Sekolah - sekolah swasta yang ada di dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT turut  mendongkrak kualitas pendidikan di Kota Kupang.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore didampingi Kadis Dikbud Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami,M.Si dan Wakil Ketua BMPS NTT, Romo. Kornelis Usboko saat acara bedah buku di Aula Kantor Dinas Dikbud Kota Kupang, Jumat 12 November 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -- Sekolah - sekolah swasta yang ada di dalam Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT turut  mendongkrak kualitas pendidikan di Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami,M.Si pada acara bedah buku yang digelar atas kerjasama BMPS NTT dan Pemkot Kupang di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Jumat 12 November 2021.

Kegiatan dengan tema Menulis kata, menulis asa (Potret Kota Kupang dalam catatan pada pendidik generasi).

Bedah buku ini merupakan program yang dirangkai dalam acara Kupang Online Fest Tahun 2021.

Menurut Dumuliahi, sekolah-sekolah swasta di Kota Kupang ikut berkontribusi dalam bidang pendidikan.

"Sekolah-sekolah swasta turut mendongkrak kualitas pendidikan di Kota Kupang," kata Dumuliahi.

Dijelaskan,Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang selalu bersikap adil dan merata dalam penyaluran bantuan.

"Kami dari dinas selalu,  apapun bantuan dari pemerintah pusat kita bagi merata di sekolah Inpres dan swasta.
Kita berupaya untuk itu agar tidak ada kecemburuan sosial dan lainnya," katanya.

Terkait dengan kegiatan bedah buku, Dumuliahi mengatakan, pihaknya terus melakukan literasi di sekolah-sekolah.
"Kita gerakkan literasi di sekolah-sekolah, matematika, sains dan kewarganegaraan.

Merubah karakter manusia di NTT, Timor ini ,kita rata-rata omong (bicara), tapi kalau sorong (beri) kertas, untuk tulis maka itu masalah, bagaimana merubah budaya bicara menjadi budaya menulis," katanya.

Dumuliahi mengatakan, kondisi itu sebagai sebuah pergumulan pemerintah.
"Ini pergumulan kita semua, dengan bedah buku ini,kita bisa gali lebih banyak potensi di Kota Kupang," ujarnya.

Wakil Ketua BMPS NTT, Rm Kornelis Usboko mengatakan, hadirnya BMPS untuk mempersatukan sekolah-sekolah swasta dan juga memperjuangkan kepentingan sekolah swasta agar turut berkontribusi bagi pembangunan pendidikan.

Dikatakan, ada dua buku yang berhasil dibuat BMPS NTT dan saat ini yang dibedah, yakni Buku Melukis Kata, Menulis Asa.
Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi Bedah Buku mengatakan, perlu adanya literasi, sehingga dengan kegiatan yang dilakukan BMPS NTT dan Pemkot Kupang dapat bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Kupang.

Kepada para penulis, Jefri mengapresiasi karena dalam buku ada catatan kritis,saran dan masukan untuk menjadi perhatian pemerintah Kota Kupang.
Tampil sebagai narasumber dalam bedah buku, yakni,  Dr.Marsel Robot, Syaeful dan 
Gusti Rikarno.

Hadir pada acara bedah buku ini, Ketua BMPS NTT, Winston Rondo, Bendahara BMPS NTT, Evy Mauboi  dan sejumlah peserta bedah buku. *)

Berita Kupang  Kota Kasih Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved