Berita Internasional

Ribuan Migran Terjebak di Perbatasan Belarus dan Polandia, Khawatirkan Eskalasi Bersenjata

Pasukan tambahan telah dikerahkan setelah massa yang putus asa mencoba memotong pagar kawat berduri perbatasan.

Editor: Agustinus Sape
REUTERS
Banyak migran terjebak di perbatasan antara Polandia dan Belarusia. 

Ribuan Migran Terjebak di Perbatasan Belarus dan Polandia, Khawatirkan Eskalasi Bersenjata

POS-KUPANG.COM - Polandia telah memperingatkan kemungkinan eskalasi "bersenjata" di perbatasannya dengan Belarus, karena khawatir tetangganya mungkin mencoba memprovokasi insiden dengan ratusan migran yang berusaha menyeberang ke Uni Eropa (UE).

Pasukan tambahan telah dikerahkan setelah massa yang putus asa mencoba memotong pagar kawat berduri perbatasan.

Polandia, Uni Eropa dan NATO mengatakan Belarus mengatur masalah tersebut, sebuah klaim yang dibantah oleh pemimpinnya yang disengketakan.

Polandia mengatakan akan menutup penyeberangan perbatasan utama di Kuznica.

Sebanyak 4.000 orang kini terjebak dalam krisis migran di perbatasan timur Polandia, kata para pejabat di Warsawa.

Suhu semalam di perbatasan telah merosot di bawah nol dan beberapa orang telah meninggal dalam beberapa pekan terakhir.

Anggota UE dan NATO Polandia, Lithuania dan Latvia semuanya telah melihat lonjakan jumlah orang yang mencoba memasuki negara mereka secara ilegal dari Belarus dalam beberapa bulan terakhir.

Banyak dari mereka adalah pria muda tetapi mereka termasuk wanita dan anak-anak, sebagian besar dari Timur Tengah dan Asia.

Aktivis mengatakan mereka digunakan sebagai pion dalam permainan politik antara Belarus non-UE, yang dijalankan oleh pemimpin otoriter Alexander Lukashenko, dan tetangganya.

Pejabat UE mengeluhkan serangan hibrida yang terus berlanjut oleh Belarus.

Juru bicara badan pengungsi PBB Shabia Mantoo mengatakan bahwa mereka sangat khawatir dengan adegan terbaru: "Menggunakan pengungsi, pencari suaka, dan migran untuk mencapai tujuan politik tidak dapat diterima dan harus dihentikan."

Juru bicara pemerintah Polandia Piotr Muller mengatakan kepada wartawan bahwa di beberapa titik mereka mengharapkan "eskalasi ... yang akan bersifat bersenjata".

TV Polandia mengatakan banyak migran yang berkumpul di dekat Kuznica ditemani oleh orang-orang bersenjata dengan anjing.

Kepala departemen keamanan nasional Polandia, Stanislaw Zaryn, mengatakan para migran berada di bawah kendali unit bersenjata Belarusia.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved