Berita Sumba Barat
Jelang Musim Tanam, Dinas Pertanian Sumba Barat Turunkan Tractor Olah Lahan Petani
Menjelang musim tanam tahun 2021 ini, Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat menurunkan tractor mengolah lahan milik petani. Hal itu bertujuan mempe
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK---Menjelang musim tanam tahun 2021 ini, Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat menurunkan tractor mengolah lahan milik petani. Hal itu bertujuan mempercepat para petani mempersiapkan lahan tanam mengingat hujan segera turun.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat, Ir.Amos R.Dida menyampaikan hal itu di Waikabubak, Sumba Barat, Jumat 5 Oktober 2021.
Amos menyebutkan, semenjak awal Oktober 2021, telah mengerahkan tractor ke Desa Manola, Kecamatan Loli untuk mengolah lahan seluas 80 ha dan Desa Modu Waimaringu seluas 25 ha serta Desa Dokakaka seluas 30 ha.
Selanjutnya ke Desa Lahona, Desa Hupumada, Kecamatan Wanokaka seluas 40 ha dan beberapa desa lainnya.
Sedangkan untuk tanaman jagung sudah dibagikan ke petani sebanyak 25 ton. Sedangkan untuk benih tanaman padi bantuan APBD Kabupaten Sumba Barat menunggu hasil penangkaran padi Wanokaka dan Lamboya.
Selain itu, pihaknya juga mendapat bantuan benih sorgum yang akan diarahkan ke wilayah Kecamatan Tanah Righu. Hal itu karena secara geografis, alam Tanah Righu cocok pengembangan sorgum.
Sementara itu berkaitan dengan ketersediaan pupuk, ia menegaskan, setiap tahun pasti kuota pupul untul Sumba Barat pasti berkurang. Sebab semua kebutuhan pupuk harus masuk rencana definitip kebutuhan kelompok (RDKK). Hal itu berarti harus merencanakan seluruh kebutuhan pupuk. Sedangkan kuota datang tidak sesuai rencana kebutuhan pupuk. Dengan demikian, pasti ada petani tidak mendapatkan pupuk.
Karena itu sangat berharap dukungan DPR RI asal NTT melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat untuk menambah kuota pupuk Sumba Barat khususnya dan NTT umumnya. *)