Jumat, 1 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 4 November 2021: Allah Peduli

Cerita tentang domba yang hilang dan dirham yang hilang adalah sebetulnya gambaran tentang cinta Allah yang demikian besar pada manusia.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Eman Kiik Mau 

Semua ketenaran yang ia dapatkan seolah-olah ia tinggalkan ketika kakaknya meninggal dunia dan ia kemudian memutuskan untuk menjadi imam. Ia bagi harta kekayaan bagi orang miskin, banyak dana disisihkan untuk memberikan beasiswa.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 4 November 2021: Sukacita Bersama Sesama

Carolus Borromeus dikenal sebagai penggagas Konsili Trente. Ia sadar akan kebutuhan umat, banyak gereja sepi dari kunjungan umat, para imam kurang terdidik, pendidikan iman anak-anak kurang.

Oleh karena itu, ia berusaha mendirikan sekolah minggu bagi anak-anak dan seminari keuskupan untuk membentuk calon imam yang tangguh.

Tuhan Yesus, syukur bagi-Mu atas cinta-Mu yang besar bagi kami. Semoga kami setia berbakti kepada-Mu. Amin.*

Teks Lengkap Bacaan Renungan Katolik 4 November 2021:

Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab.
Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab. (POS-KUPANG.COM/AGUSTINUS SAPE)

Bacaan Pertama Roma 14:7-12

Entah hidup, entah mati, kita tetap milik Tuhan

Saudara-saudara, tiada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri.

Sebab jika kita hidup, kita hidup bagi Tuhan, dan jika kita mati, kita mati bagi Tuhan.

Jadi entah kita hidup entah mati, kita tetap milik Tuhan. Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang-orang mati, maupun atas orang-orang hidup.

Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu?

Atau mengapa engkau menghina saudaramu?

Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah.

Sebab dalam Kiab Suci tertulis, “Demi Aku hidup”’ demikianlah sabda Tuhan, “semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah.”

Demikianlah masing-masing di antara kita akan memberi pertanggungjawaban kepada Allah tentang dirinya sendiri.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved