Breaking News:

IKBS Gelar Webinar Bahas Perjuangan Menuju Provinsi Sumba

Saatnya Pulau Sumba Harus Menjadi Provinsi sendiri sehingga semua komponen diajak bersama-sama memperjuangkannya.

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Gerardus Manyela
IKBS Gelar Webinar Bahas Perjuangan Menuju Provinsi Sumba
Pos-Kupang.Com/ISTIMEWA
Wakil Ketua IKBS, Gustaf Tamo Mbapa

Laporan Wartawan POS KUPANG.COM, Gerardus Manyella

POS KUPANG.COM, KUPANG - Ikatan Keluarga Besar Sumba (IKBS) menggelar webinar bertajuk , " Perjuangan Menuju Provinsi Sumba", bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Kamis, 28 Oktober 2021.

Webinar ini menghadirkan 10 orang pembicara, yakni Hermanus Malo Dona (Ketua Umum IKBS), John Tende (inisiator Provinsi Sumba dari SBD), Daniel Tanggu Dedo (Pakar Ekonomi), Mayjend, Jan Pieter Ate (Penasihat IKBS), Yoseph Djakababa (Sejarawan), Umbu Rauta (Pakar Hukum Tata Negara), Ratu Wulla (Anggota DPR RI), Asyera Wunda Lero (Anggota DPD RI), Gidion Mbiliyora (Mantan Bupati Sumba Timur), Aloysius Bili Ladi (Wakil Ketua DPRD NTT).

Ketua Panitia Webinar, Celestino Reda yang bertindak sebagai moderator Webinar, mengatakan IKBS sudah menggaungkan semangat pembentukan Provinsi Sumba pada Rapat Kerja 17-19 di Ciloto, Bogor dengan memekikkan semboyan Salam Satu Sumba sekaligus meluncurkan logo "Satu Sumba" karya seniman Sumba, Umba Tanggela.

Kepada wartawan, Celestino menjelaskan, membentu provinsi bukan hal mudah. Karena itu harus satukan kekuatan, semangat, inspirasi, pemikiran untuk kerja besar ini. Kalau tidak ada semangat itu, lupakan ide ini. Orang Sumba punya semangat "satu" itu yang perlu selalu dihidupkan, dikipas, dijaga dan seterusnya.

Republik ini, katanya, lahir dan terbentuk karena semangat anak-anak muda. "Dalam semangat sebagai orang Sumba, kita pasti bisa," jelas Celestino semangat.

Celestino betul-betul menyadari bahwa pembentukan Provinsi Sumba bukan hal mudah, namun juga bukan sesuatu yang mustahil.

"Ide ini harus mulai dibicarakan, kita baca peluang dan tantangannya, lalu bergerak secara terukur. Tidak usah juga buru-buru. Untuk kerja seperti ini tidak bisa buru-buru juga," tambahnya.

Hal yang sama dikatakan Ketua Umum IKBS, Hermanus Malo Dona. Menurut pria yang akrab disapa Herman, membicarakan pembentukan Provinsi Sumba bukan soal gagah-gagahan, tapi karena merupakan kebutuhan.

"Untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Provinsi Sumba merupakan sebuah kebutuhan, makanya kita perlu bicarakan. Kita himpun gagasan, semangat untuk mengurai tantangan. Nanti kita bicarakan dalam Webinar. Kita rileks saja. Tidak ada yang mustahil," kata Herman.

Tambah Herman, seperti yang sering dilontarkan sejumlah pihak dengan ungkapan "memang mudah membentuk provinsi", Herman dan kawan-kawan pun mengaku tidak mudah.

"Kami juga tahu betul itu, karenanya kita perlu pikirkan bersama. Tidak cukup hanya satu atau dua orang yang memikirkan dan mewujudkan. Dan, omongan memang mudah.. Itu kian menyadarkan kami bahwa memang tidak mudah, tapi tidak berarti pembentukan Provinsi Sumba menjadi sesuatu yang mustahil," kata Herman.

Herman mengajak warga Sumba untuk hadir dalam webinar tersebut. "Hadirlah, Ina, Ama, Ka'a, Alli, Wotto Na'a. Tinggal klik https://us02web.zoom.us/j/89525218784?pwd=UmQ2ZjlLblFX bTcrNnMxRUdaWDBvdz09 dengan Meeting ID: 895 2521 8784, passcode: 418227. Sekalian kita bisa saling menyapa dan berkenalan," tambah Herman.

Wakil Ketua IKBS, Gustaf Tamo Mbapa yang dihubungi wartawan, mengatakan semangat perjuangan Provinsi Sumba, membutuhkan kesamaan persepsi dan tujuan. Jika semua komponen bersatu, dirinya yakin perjuangan itu akan membuahkan hasil.

Politisi Partai Demokrat ini mengatkan, kondisi ril Pulau Sumba yang sudah memiliki empat kabupaten dengan luas wilayah dan jumlah penduduk serta potensi, diyakini sangat memenuhi syarat menjadi sebuah provinsi. Untuk itu, semua komponen masyarakat, agar bangkit semangatnya, bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, mendiskusikan dan mencari langkah-langkah strategis untuk menggolkan perjuangan itu.

Dirinya meminta anggota DPR RI, Ratu Wulla Talu dan anggota DPD RI, Asyera Wunda Lero untuk menyuarakan suara masyarakat Sumba akan lahirnya sebuah provinsi di ruan g sidang Gedung Senayan Jakarta.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved