Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Senin 25 Oktober 2021: Berper-hati-an
Seorang bapak tua hanya bisa terbaring di tempat tidur. Usianya mendekati 90 tahun. Beliau tak lagi bisa bangun, duduk, apalagi berjalan.
Renungan Harian Katolik Senin 25 Oktober 2021: Berper-hati-an (Lukas 13:10-17)
Oleh: RD. Fransiskus Aliandu
POS-KUPANG.COM - Seorang bapak tua hanya bisa terbaring di tempat tidur. Usianya mendekati 90 tahun.
Beliau tak lagi bisa bangun, duduk, apalagi berjalan. Ini akibat beliau terjatuh di toilet dan membuat otot dan tulangnya terganggu.
Hampir dua tahun beliau terbaring lemas. Segala sesuatu dilakukan di tempat tidur. Anak perempuannya-lah yang selalu hadir untuknya. Menyuap makanan dan minuman, memandikan, mengganti pakaiannya, dan lainnya.
Suatu waktu sang bapak bertutur pelan kepada anaknya, "Bapak sudah capek, tak kuat lagi".
Kondisi yang kurang lebih mirip teralami seorang pastor tua. Beliau harus menjalani operasi karena ada benjolan pada usus yang mengganggu pencernaan.
Pasca operasi besar itu, tubuhnya dipenuhi alat terpasang. Ada slang drain pada perutnya untuk mengeluarkan darah kotor.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 23 Oktober 2021: Kesempatan Kedua
Di hidungnya ada slang NGT dan di mulut ada slang ventilator. Pada tangan tentu terpasang jarum infus makanan dan obat.
Semua itu membuat beliau tak hanya merasa sakit, tapi juga merasa sangat tidak nyaman. Berkali-kali beliau "meronta" dan pinta agar semua slang itu dilepaskan. Hingga di suatu hari beliau bertutur, "Saya tak sanggup lagi".
Para perawat yang saban hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun berkarya, pasti mengalami para pasien dengan kondisi seperti tergambar tadi.
Mereka sangat paham, bahkan ikut merasakan nyeri dan derita tak tertahankan dari orang-orang sakit yang mereka layani.
Pantesan perawat bukan hanya sebuah profesi, tapi terlebih sebuah panggilan hati. Mereka tak hanya diasah dengan pengetahuan dan keterampilan asuhan keperawatan, tapi juga mengasah hati. Hati yang berbelas kasih.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 22 Oktober 2021: Bijak Menilai Diri
Yesus, bisa jadi belum pernah jatuh sakit. Tak dikisahkan satu kali pun dalam Injil. Bukan karena tak penting. Tapi jangan-jangan memang begitulah faktanya.
Roh Tuhan ada pada-Nya. Dia "Anak yang dikasihi. Kepada-Nya Bapa berkenan". Pasti dilindungi-Nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/fransiskus-aliandu-rd.jpg)