Breaking News:

Berita Ende

Romo Domi Nong : Waspada Politik Uang

Kalau menjadi wakil bupati dengan sekian banyak utang, karena uang - uang itu bukan uang pribadinya dia kan, itu kan utang

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kandidat wakil Bupati Ende, Domi Mere dan Erik Rede menyerahkan berkas pencalonan di Gedung DPRD Kabupaten Ende, Senin 18 Oktober 2021.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE - "Apakah pemilihan wakil Ende perlu uang, bukan dalam artian cost politik yah, tetapi money politik, permainan uang," kata Romo Domi, Selasa 19 Oktober 2021.

Sudah dua tahun kursi wakil Bupati Ende lowong. Sejak Djafar Achmad dilantik menjadi Bupati Ende oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, Minggu, 8 September 2019 lalu.

Djafar Achmad yang sebelumnya merupakan Wakil Bupati Ende itu diangkat setelah Bupati Ende Marsel YW. Petu meninggal dunia di Kupang, Minggu, 26 Mei 2019, hanya berselang 49 hari sejak mereka dilantik sebagai pasangan bupati - wakil bupati.

Marsel - Djafar (MJ), pada Pilkada Ende 2018 lalu, diusung tujuh partai politik (Parpol) yakni PDIP, Golkar, Demokrat, PKB, PKS, NasDem, dan PKPI.

Perbincangan publik mulai ramai di ruang media sosial dan pemberitaan sejak pertemuan tertutup di Rumah Jabatan Bupati Ende, pada Sabtu 12 Desember 2020 lalu. (https://kupang.tribunnews.com/2020/12/13/Kasak-kasuk-Siapa-Wakil-Bupati-Ende-Ada-Pertemuan-Tertutup-di-Rujab).

Pasca pertemuan tersebut, Bupati Ende Djafar Achmad, dalam beberapa kesempatan, menyebut dirinya membutuhkan wakil bupati. Dia menginginkan proses pemilihan wakil bupati Ende cepat.

Baca juga: Ribuan Anak Lembata Menderita Stunting, Pemkab Targetkan Tuntas Tahun Depan

"Lebih cepat lebih baik," kata Bupati Djafar saat diwawancarai POS-KUPANG.COM di Aula Lantai Star Mart Syuradikara, Jl. Wirajaya, Kota Ende, Sabtu 22 Februari 2021 lalu.

Dia bahkan sudah tiga kali menyurati partai-partai pengusung, bahkan sudah melakukan komunikasi secara individu.

"Kita bicara dalam bahasa-bahasa Endelah, soal kosongnya kursi wakil Bupati ini, jawabannya siap-siap terus," kata Bupati Djafar kala itu.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved