Minggu, 10 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 22 Oktober 2021: Abu-abu Jadi Terang

Kemajuan zaman akan memudahkan orang dalam menilai dan memutuskan suatu tanda yang bisa menjadi awal terjadinya sesuatu.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RD Eman Kiik Mau 

Renungan Harian Katolik Jumat 22 Oktober 2021: Abu-abu Jadi Terang (Luk 12:54-59)

Oleh: RD. Eman Kiik Mau

POS-KUPANG.COM - Kemajuan zaman akan memudahkan orang dalam menilai dan memutuskan suatu tanda yang bisa menjadi awal terjadinya sesuatu.

Misalnya, saat ini berbagai berita menyebut ada fenomena La Nina yang menyebabkan potensi curah hujan sangat tinggi terjadi di sejumlah daerah pada musim penghujan.

Selain itu, sekarang orang bisa menilai gestur dan ekspresi seseorang ketika berbicara dan menggerakkan anggota tubuh tertentu misal tangan, kepala.

Namun dewasa ini, kita sering menghadapi situasi abu-abu dalam menegakkan kebenaran.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 19 Oktober 2021: Berjaga-jaga

Kita sering bingung apakah itu benar atau salah.

Contoh sederhana, beri uang kepada pengemis, ada regulasi yang melarang itu, namun di sisi lain ada yang mengatakan bahwa itu bentuk kasih.

Saat langit mulai mendung, kita semua pasti akan memperkirakan sebentar lagi akan turun hujan, kita angkat jemuran, membawa jas hujan atau payung sebelum berangkat ke suatu tempat dan memang kebanyakan perkiraan kita itu benar.

Namun tak semua bisa kita perkirakan, seperti masa depan, karier, jodoh bahkan kapan kita akan dipanggil kembali kepada Tuhan pun tak bisa kita perkirakan.

Dalam ziarah hidup kita di dunia ini, kita jumpai pelbagai tantangan dan rintangan, dan hal itu pun juga tidak bisa kita perkirakan.

Saat kita mengalami pencobaan, kita seringkali jatuh dalam kekecewaan dan keputusasaan, seolah-olah hal itu akhir dari segalanya dan semua perjuangan kita sia-sia.

Cobaan bukan akhir dari segalanya, melalui hal itu kita semakin bisa bertumbuh dan berkembang dalam iman, pengharapan dan kasih.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Sabtu 16 Oktober 2021: Setia Bersaksi

Kita harus yakin bahwa pasti ada buah di balik perjuangan kita dan semua perjuangan kita pasti tidak akan sia-sia.

Segala hal bisa terjadi di hari esok, dan lagi-lagi hal itu tidak bisa kita perkirakan, namun bagi Tuhan tiada yang mustahil.

Tuhan telah merencanakan segalanya dan itu pasti yang terbaik bagi kita.

Sedia payung sebelum hujan - begitu jugalah dengan kita yang masih berziarah di dunia ini, kita harus selalu berbuat kasih pada sesama, selalu berpengharapan dan selalu bertumbuh dan berkembang dalam iman, sehingga jika saatnya telah tiba, kita boleh bersukacita bersama Allah dalam kerajaan Surga.

Yesus mengingatkan kita untuk sungguh mampu menilai dan memutuskan mana yang benar dan salah.

Untuk mampu melakukannya, kita perlu bantuan Tuhan melalui Roh Kudus yang akan menuntun hidup kita untuk menemukan kebenaran sejati.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 15 Oktober 2021: Floating Mass

Kita diajak untuk berani menegakkan kebenaran di tengah dunia yang sering mengalami kebingungan dalam menetapkan benar dan salah.

Tuhan Yesus, rahmatilah kami untuk senantiasa setia membaca tanda-tanda zaman dan kedatangan-Mu yang menyelamatkan. Amin.*

Teks Lengkap Bacaan Renungan Katolik 22 Oktober 2021:

Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab.
Ilustrasi bacaan renungan harian Katolik dari Alkitab. (POS-KUPANG.COM/AGUSTINUS SAPE)

Bacaan 1: Roma 7:18-25a

Siapakah yang akan melepaskan daku dari tubuh maut ini?

Saudara-saudara, aku tahu, tiada sesuatu yang baik dalam diriku sebagai manusia.

Sebab kehendak memang ada dalam diriku, tetapi berbuat baik tidak ada.

Sebab bukan yang baik seperti yang kukehendaki, yang kuperbuat, melainkan yang jahat yang tidak kukehendaki.

Jadi jika aku berbuat yang tidak kukehendaki, maka bukan aku lagi yang memperbuatnya, melainkan dosa yang diam dalam diriku.

Jadi dalam diriku kudapati hukum berikut: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, malah yang jahatlah yang ada padaku.

Sebab dalam batinku aku memang suka akan hukum Allah, tetapi dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada dalam anggota-angota tubuhku.

Aku ini manusia celaka. Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?

Syukur kepada Allah! Dialah Yesus Kristus, Tuhan kita!

Demikianlah Sabda Tuhan.

Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan 119: 66.68.76.77.93.94

Refr.: Ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan

1. Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya pada perintah-perintah-Mu.

2. Engkau baik dan murah hati: ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

3. Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu.

4. Biarlah rahmat-Mu turun kepadaku, sehingga aku hidup, sebab Taurat-Mulah kegemaranku.

5. Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.

6. Aku ini kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku, sebab aku mencari titah-titah-Mu.

Bacaan Injil: Lukas 12:54-59

Kalian tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilai zaman ini?

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada orang banyak, “Apabila kalian melihat awan naik di sebelah barat, segera kalian berkata, ‘Akan datang hujan’.

Dan hal itu memang terjadi. Dan apabila kalian melihat angin selatan bertiup, kalian berkata, ‘Hari akan panas terik’.

Dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, kalian tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilai zaman ini?

Dan mengapa engkau tidak memutuskan sendiri apa yang benar?

Jika engkau dengan lawanmu pergi menghadap penguasa, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan.

Jangan sampai ia menyeret engkau kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya, dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.

Aku berkata kepadamu, ‘Engkau takkan keluar dari sana, sebelum melunasi hutangmu’.”

Demikianlah Injil Tuhan

Terpujilah Kristus

Renungan harian katolik lainnya

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved