Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kupang

Panen Raya Jagung, Mentan Akan Jadikan Kabupaten Kupang Percontohan di NTT

Ia pun meminta kepada pemangku kepentingan terkait untuk melaksanakan pelatihan bagi petani-petani pada November nanti.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Saat mengunjungi kabupaten Kupang, Minggu 17 Oktober 2021) 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pertanian merupakan sektor utama dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Berbagai upaya melalui kebijakan dan program terus digencarkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pertanian.

Dengan alasan tersebut, Kementan siap menjadikan Kabupaten Kupang sebagai percontohan di Nusa Tenggara Timur, menyusul keberhasilan daerah ini melakukan panen raya jagung.

Saat mengunjungi kabupaten Kupang, Minggu 17 Oktober 2021), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menyempatkan melakukan kegiatan panen raya jagung di lahan seluas 891 hektare yang tersebar di 12 kecamatan.

Menteri Pertanian pun menyampaikan keinginannya agar kabupaten Kupang menjadi daerah percontohan di Provinsi NTT dengan produktivitas 3 kali dalam setahun.

Baca juga: Bupati Kupang Klaim 535 Lahan TJPS Berhasil Ditanam

Demi mencapai tujuan itu, Mentan mengajak seluruh masyarakat untuk terus semangat dan bersama-sama mengatasi kendala yang ada.

“Kenapa di Jawa dan Sulawesi bisa menanam sampai 4 kali setahun, di Kupang hanya sekali atau dua kali? Kupang pun harus bisa menanam 4 kali setahun," tuturnya.

Mentan memahami bahwa pertanian di Nusa Tenggara Timur belum didukung oleh alat mesin pertanian (alsintan) yang memadai, dibandingkan provinsi-provinsi tersebut.

Namun Menteri Pertanian tetap menyemangati, bahwa yang terpenting dalam kemajuan pertanian adalah sumber daya manusianya.

“Yang paling penting bukan alsintan. Yang penting kita mau dulu. Bagaimana kalau kesusahan air? Kita atasi bersama. Mari kita buat konsepnya,” ajaknya

Baca juga: Warga Dua Desa Saling Bentrok di Kabupaten Kupang,10 Orang dan Enam Sepeda Motor Diamankan Polisi

Ia pun meminta kepada pemangku kepentingan terkait untuk melaksanakan pelatihan bagi petani-petani pada November nanti.

Pernyataan Menteri Pertanian tersebut didukung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi. Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan pembangunan pertanian ialah kapasitas sumber daya manusianya.

Ia mengatakan bahwa BPPSDMP berada di garis terdepan dalam pembangunan SDM pertanian.

“Itu berati segala sesuatu yang terkait peningkatan kapasitas SDM merupakan tugas BPPSDMP ujar Dedi.

Dedi menjelaskan tentang tiga pilar dalam peningkatan SDM pertanian. Pilar pertama adalah penyuluhan, pilar kedua pelatihan dan pilar yang ketiga adalah Pendidikan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved