Breaking News:

Berita Kota Kupang

Kebutuhan Oksigen di RSUD S.K Lerik Dipastikan Aman

Di Kota Kupang, sepanjang kebutuhan oksigen di RSUD SK Lerik Kupang dipenuhi dengan baik

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Tampak mesin oksigen di RSUD S.K Lerik Kota Kupang 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) S. K Lerik memastikan kebutuhan oksigen bagi pasien dapat dipenuhi dengan adanya mesin oksigen.

Mesin oksigen ini bahkan bisa membantu puskesmas dan rumah sakit lainnya di Kota Kupang, sepanjang kebutuhan oksigen di RSUD SK Lerik Kupang dipenuhi dengan baik.

Direktur RSUD SK Lerik Kupang, dr Marsiana Halek mengatakan, saat ini RSUD SK Lerik Kupang sudah memiliki mesin oksigen. Keberadaan mesin tersebut untuk mendukung rumah sakit dalam upaya memenuhi kecukupan oksigen terkait pelayanan khususnya dalam hal penanganan lonjakan pandemi covid-19.

dr Marsiana menjelaskan, selain digunakan  langsung ke ruangan perawatan pasien, mesin oksigen juga dapat dipergunakan untuk mengisi tabung oksigen yang ada.

Baca juga: 11 Pejabat Divaksin di RSUD SK Lerik Kupang, Wali Kota dan Wawali Terhambat Usia

"Dalam situasi yang belum pasti seperti saat ini, maka keberadaan mesin oksigen setidaknya bisa membantu kita dalam menjaga kualitas layanan kepada pasien," katanya, Selasa 19 Oktober 2021 kepada wartawan.

Direktur mengaku, saat ini, RSUD SK Lerik Kupang masih mengfokuskan untuk pelayanan di rumah sakit, nantinya, akan direncanakan untuk membantu puskesmas dan rumah sakit lainnya di Kota Kupang, untuk pengisian tabung oksigen.

Dia mengaku, dalam sehari, mesin oksigen ini bisa menghasilkan 76 tabung oksigen, sehingga bisa untuk membantu rumah sakit lain, yang tentunya akan berdampak pada pendapatan untuk daerah.

"Namun kami masih akan membuat dasar hukumnya, agar memiliki dasar yang jelas terkait pengisian tabung oksigen," ujarnya.

dr Marsiana juga meminta masyarakat Kota Kupang agar tetap taat protokol kesehatan, walaupun kondisi sekarang trend kasusnya menurun dan banyak Kelurahan sudah masuk zona hijau, namun waspada dan tetap protokol kesehatan menjadi kunci utama, agar tidak terjadi lonjakan kasus atau gelombang ketiga. (*)

Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved