Senin, 4 Mei 2026

Berita Nasional

Jokowi: Kendaraan Listrik Segera Ramai di Jalanan Indonesia

Tekad Presiden Jokowi menghentikan ekspor nikel tidak sekadar agar bahan tambang nikel diekspor dalam bentuk setengah jadi.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Dok. Humas NTT
Presiden Jokowi (kedua kiri) saat meresmikan pelabuhan Wae Kelambu, Kamis 14 Oktober 2021. 

Jokowi: Kendaraan Listrik Segera Ramai di Jalanan Indonesia

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Tekad Presiden Jokowi menghentikan ekspor nikel tidak sekadar agar bahan tambang nikel diekspor dalam bentuk setengah jadi.

Lebih dari itu Jokowi ingin Indonesia yang kaya bahan tambang nikel harus bisa menjadi negara produsen pengekspor baterai dan mobil listrik.

Nikel merupakan bahan baku pembuatan baterai dan mobil listrik.

Jangka waktu tidak terlalu lama. Jokowi menyatakan pada tahun 2024 mobil listrik harus sudah memenuhi jalan-jalan di dalam negeri.

Kendaraan kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) mestinya perlahan-lahan dikurangi.

Baca juga: Penggabungan PT Pelindo, Jokowi Tunggu 7 Tahun

Hal itu tidak hanya terjadi pada mobil, sepeda motor pun harus ikut menggunakan listrik dan meninggalkan BBM.

Selain karena Indonesia memiliki potensi besar sebagai penghasil nikel, juga untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebagai penyebab pemanasan global (global warming) hingga saat ini.

Berbicara di Istana Negara Jakarta, Jokowi mengatakan pemerintah akan memberikan berbagai insentif agar produksi mobil listrik dan suku cadangnya bisa dilakukan di dalam negeri.

Di antaranya dengan melarang ekspor nikel mentah dan mendorong investor atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendirikan industri pengolahan dalam negeri.

"Kita stop ekspor bahan mentah dan kita paksa, entah BUMN, entah swasta kita atau investor, untuk mendirikan industrinya di dalam negeri," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, booming tren penggunaan kendaraan listrik diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat, bahkan tak sampai 3 tahun ke depan.

"Dan nanti Bapak, Ibu bisa lihat 2 atau 3 tahun lagi yang namanya mobil listrik akan mulai bermunculan dari negara kita," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca juga: Presiden Jokowi Kunjungi Tempat Terbaik Menikmati Senja di Labuan Bajo Manggarai Barat

Nikel adalah bahan baku baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Saat ini, Indonesia baru memiliki 1 pabrik mobil listrik hasil investasi Hyundai dan 1 pabrik baterai kendaraan listrik di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved