Breaking News:

Berita Ende

Ende Kehilangan PAD Ratusan Juta dari Pengujian Kir

kita butuh anggaran sekitar dua setengah miliar rupiah. Saya sudah sampaikan ke Bupati, Sekda dan hari ini kami sampaikan ke Dewan

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ORIS GOTI.
Kadis Perhubungan Kabupaten Ende, Mustaqim Mberu, Kamis 14 Oktober 2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE -- Pemerintah Kabupaten Ende kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengujian kelayakan kendaraan bermotor atau Kir.

Pasalnya, terhitung sejak 1 Januari 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ende tidak bisa lagi menerima pengujian Kir.

Pemerintah Kabupaten Ende dan DPRD Ende, diharapkan memberi perhatian serius pada hal ini.

Lepas dari soal PAD, uji Kir penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan sudah sesuai dengan persyaratam, aman, serta layak berkendara di jalan.

Jenis kendaraan yang perlu mengikuti itu yakni, mobil sewa, taxi, mobil penumpang manusia, termasuk travel, mobil penumpang.

Selain itu, bus, mobil dan truk pengangkut barang, seluruh macam truk, pikup dan kendaraan khsusus seperti truk gandeng.

Baca juga: Dua Warga Ende Daftar Kerja di Jerman Gaji Rp 30 Juta, Jepang Belum Ada Peminat

Kadishub Ende, Mustaqim Mberu, mengatakan peralatan uji Kir di Dishub Ende, tidak lolos akreditasi di Kementerian Perhubungan.

"Sejak 1 Januari 2021, kita tidak menerima pengujian Kir. Sementara kita rekomendasi pengendara uji Kir di Maumere," ujar Mustaqim, Rabu 14 Oktober 2021 di Kantor DPRD Ende.

Mustaqim dan jajarannya, diwawancarai usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPRD Kabupaten Ende.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved