Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 14 Oktober 2021: Pengetahuan
Manusia mempunyai instrumen untuk mewujudkan keingin-tahuannya. Instrumen itu berupa indera. Dengan indera, ia merasa.
Renungan Harian Katolik Kamis 14 Oktober 2021: Pengetahuan (Lukas 11:47-54)
Oleh: RD. Fransiskus Aliandu
POS-KUPANG.COM - Dalam bukunya 'Metafisica", Aristoteles menulis bahwa manusia adalah makhluk yang dari kodratnya ingin tahu.
Manusia mempunyai instrumen untuk mewujudkan keingin-tahuannya. Instrumen itu berupa indera. Dengan indera, ia merasa.
Katakanlah, dengan kulitnya, ia merasakan panas. Rasa itu lalu diubah menjadi pengetahuan oleh akal budi. Ia kemudian mengenal bahwa panas itu adalah api.
Binatang pun merasakan yang sama. Karena ia juga memiliki indera. Seperti manusia, ia pun menghindar dari api. Hanya bedanya, binatang tak bisa mengetahui apa itu api, sedangkan manusia mampu mengenal apa itu api.
Menurut Descartes, tahu saja tidak cukup. Tidak cukup sama sekali. Pengetahuan mestinya membuat orang berpikir.
Ia sebut dengan istilah "cogito", "saya berpikir". Berpikir berarti bertanya dan aktivitas itu selalu memiliki keterarahan kepada kebenaran.
Bagi Plato, orang bijaksana adalah dia yang mengenal esensi realitas. Ia membedakan pengetahuan palsu dan sejati.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Rabu 13 Oktober 2021: Hipokrisi
Yang palsu itu ialah ketika orang hanya tahu "bayangan" dari realitas. Pengetahuan sejati berarti ketika orang mengenal esensi dari realitas.
Realitas, menurut Plato, tidak sama dengan hal-hal fisik nyata di dunia. Dunia dengan segala yang ada hanyalah "bayangan" atau "percikan" dari realitas yang sebenarnya.
Karena dunia dan segala isinya akan hancur, tidak dapat menjadi realitas itu sendiri. Pengetahuan akan realitas yang sejati itu memiliki karakter kekal.
Putera Sirakh memberi gambaran yang bagus tentang realitas sejati itu.
"Masih banyak dapat kami katakan, tetapi tidak akan sampai berakhir, dan ringkasan segala perkataan ialah Dia-lah segala-galanya.
Bagaimana gerangan kami mampu memuliakan Dia, sebab Dia adalah Yang Besar melampaui segala karya-Nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/fransiskus-aliandu-rd.jpg)