Breaking News:

Berita TTU

Tim Buser Polres TTU Bekuk Pelaku yang Diduga 'Begal" Barang Sensitif Perempuan

Tim Buser Polres TTU Membekuk Pelaku yang Diduga'Begal" Barang Sensitif Perempuan

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
ilustrasi
Ilustrasi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Tim Buru Sergap  (Buser) Polres TTU membekuk seorang pria diduga pelaku "begal" barang sensitif perempuan di Kabupaten TTU, Provinsi NTT.

Pria berinisial RMS ini dibekuk tim Buser Polres TTU di jalan; Kenari, Kelurahan Kefa Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Sabtu, 09/10/2021.

Ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa, 12/10/2021, Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober membenarkan adanya peristiwa penangkapan terduga pelaku berinisial RMS.  " Sudah kita amankan," tukasnya.

Menurutnya, pembekukan RMS dilakukan pasca SPKT Polres TTU menerima pengaduan dari seorang wanita berinisial DB.

Baca juga: Warga Kelapa Lima Tangkap Begal Payudara di Jalan HOS Cokroaminoto, Korban Baru Pulang Ibadah

Dalam laporannya, DB mengaku menerima perbuatan tidak senonoh dari seorang saat melintas di jalan Basuki Rachmat, Kota Kefamenanu waktu setempat sekitar pukul 07.50 Wita pada Kamis, 07/10/2021.

Menurut DB, lanjutnya, saat dalam perjalana ke kantor untuk menjalankan tugas, ia merasa diawasi oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor beat. 

Pelaku diduga berusaha mencari lokasi yang tepat untuk melancarkan Aksi bejatnya tersebut. Saat tiba di TKP, pertigaan Kantor Bupati TTU, terduga pelaku perlahan merapatkan kendaraan yang melaju perlahan di atas jalan   dan kemudian meremas payudara korban dengan tangan kiri lalu kabur seketika.

Pasca mendapat perlakuan tidak senonoh tersebut, korban sempat menendang motor terduga pelaku. Meskipun demikian, pelaku langsung mempercepat laju kendaraan.

Korban mengaku tidak mengetahui secara jelas  wajah terduga pelaku. Tetapi dirinya menghafal jenis serta nomor polisi motor yang dikendarai terduga pelaku.

Menindaklanjuti laporan korban,  tim Buser Polres TTU kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk terduga pelaku 

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat pasal 289 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (*)

Baca Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved