Breaking News:

Berita Sumba Timur

17 Ribu Warga Tidak Mampu di Sumba Timur Terancam Tak Dapat Jaminan Sosial

agar masyarakat segera ke Dinas Sosial setempat, memastikan data mereka harus diverifikasi. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kepala BPJS Kesehatan Waingapu, Safrizal 

"Jadi kita berharap peserta yang tidak aktif bisa diverifikasi dan diusulkan kembali untuk menjadi peserta JKN PBI. Ya mereka harus ke kantor dengan membawa data dan rekomendasi," tambah dia. 

Safrizal mengatakan, jika penerima bantuan iuran (PBI) belum diaktivasi oleh Dinas Sosial malam bisa berdampak JKN KIS tidak bisa diakses. 

Baca juga: Sasana Wushu di Sumba Timur Bakal Direnovasi Pengacara Rudy Kabunang

Safrizal juga menyebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak di daerah untuk memastikan aktivasi JKN KIS warga. 

"Kami berupaya, selain berkoordinasi dengan pemda, baik itu di Dinas Sosial maupun DPMD kami juga minta media dan sosialisasi di media sosial," ucap Safrizal. 

Ia menyebut, hingga Kamis, baru 12 peserta yang melakukan reaktivasi. Karenanya dia meminta dukungan stakeholder terkait dan seluruh pihak agar seluruh proses reaktivasi berjalan dengan baik. 

Dinas Sosial Mulai Verifikasi 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Sumba Timur, Harun R. Marambadjawa , S.Pt mengaku pihaknya mulai melakukan verifikasi data penerima bantuan iuran untuk Kabupaten Sumba Timur. 

Sebanyak 100 tenaga lapangan PKH dan 22 TKSK yang tersebar di seluruh kecamatan akan melakukan validasi dengan target selama 2 bulan. 

"Saat ini kita dalam persiapan lakukan pendataan ulang, kita minta bantuan PKH di lapangan dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) untuk lakukan pendataan sehingga bisa masuk aplikasi," kata Harun kepada POS-KUPANG.COM, Senin 11 Oktober 2021. 

Pria yang baru menjabat Sekretaris Dinas Sosial per September 2021 lalu itu menyebut pihaknya telah melakukan persiapan termasuk dana dari anggaran perubahan. "Kita hanya punya waktu 2 bulan, kita harapkan semua berjalan dengan baik," ujar Harun. (*) 

Berita Sumba Timur Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved