Berita Manggarai Timur
Jamin Pangan Layak Dikomsumsi, Pemkab Manggarai Timur Sidak Pangan Segar dan Olahan
Jamin Pangan Layak Dikomsumsi, Pemkab Manggarai Timur Sidak Pangan Segar dan Olahan
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Koperindag dan Sat Pol PP, Pemerintah Kecamatan Borong dan Kelurahan bersinergi melakukan inpeksi mendadak (Sidak) pangan segar dan olahan yang dijual para pedagang di Pasar Borong dan sekitarnya, Selasa 5 Oktober 2021.
Kegiatan sidak pangan segar dan olahan merupakan respek Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur, Herman Kodi untuk mencegah terjadinya kasus baru.
Sidak tersebut dilakukan guna memastikan pangan maupun pangan olahan benar-benar segar tidak mengandung bakteri, kimiani dan biologis untuk layak dikonsumsi.
"kita bertindak harus ada aksi preventif atau pencegahan pangan segar dan olahan dari kemungkinan cemaran biologis, kimiawi yang menggangu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia terutama pengguna pemanfaat di pasar Borong dan sekitar yang merupakan ibu kota Matim,"ungkap
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Manggarai Timur, Herman Kodi, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 6 Oktober 2021.
Baca juga: Besuk Maria Goreti, Sekda Boni : Pemkab Manggarai Timur Tanggung Semua Biaya Perawatan
Lanjut Herman, kegiatan sidak tersebut dilakukan guna mencegah makanan pangan tidak terjadi pencemaran kimia maupun mikroba sehingga layak untuk dikonsumsi. Sebab keamanan pangan adalah hak asasi secara individu yang wajib dinikmati oleh pengguna pemanfaat pasar Borong tidak hanya beragam bergizi seimbang tidak akan berarti jika makanan yang dikonsumsi masyarajat tidak aman dari cemaran kimia maupun mikroba.
Dikatakan Herman, kegiatan sidak ini dilakukan secara rutin setiap tahun terutama sebelum hari raya besar seperti natal, tahun baru dan lebaran. Yang menjadi target operasi adalah daging babi, daging sapi, ikan basah, ikan kering, sayur dan buah-buahan serta pangan olahan seperti bakso, mie ayam dan soto seperti sapi, ayam, kambing dan bahan pangan olahan lainya.
"Kemarin kita lakukan sidak di pasar Borong dan sekitarnya dan baru cek ikan basah, ikan kering sayur dan buah. Hari ini rencana kita daging babi, bakso dan mie ayam,"urainya.
Herman mengatakan, untuk sementara dalam sidak itu belum ditemukan pangan atau pangan olahan yang mengandung kimiawi dan lain sebagainya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Timur Tunda Pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2021, Ini Alasannya!
Herman juga mengatakan, bukan hanya dilakukan di Pasar Borong dan sekitarnya. Pihaknya juga akan melanjutkan Sidak di wilayah Wae Lengga, Kecamatan Kota Komba, Rana Mese dan Mano di Kecamatan Lamba Leda Selatan.
"Kita akan sidak lanjutan ke wilayah-wilayah ini, karena salah satunya bakso yang semakin menjamur di sepanjang jalan Negara mulai dari Sita sampai Mano,"kata Herman.
Bukan hanya itu, kata Herman, pihaknya juga akan melakukan operasi penertiban dengan mengecek mobil-mobil ikan yang masuk di Kabupaten Manggarai Timur. "Karena terkadang bongkar muat di tengah jalan yang berasal dari Maumere, Ende, Labuan Bajo, Lembor, Reo dan lain-lain,"tutup Herman. (*)
Baca Berita Manggarai Timur Lainnya